Monday, October 12, 2026

Ribuan Kendaraan Tersendat, Ringroad Medan Macet Total

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kemacetan horor kembali melanda ruas jalan protokol di Kota Medan pada Senin (19/01/2026) malam. Arus lalu lintas dari arah Simpang Ringroad menuju Simpang Pemda terpantau lumpuh total akibat lonjakan volume kendaraan yang luar biasa. Ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang nyaris tidak bergerak selama berjam-jam, menciptakan pemandangan deretan lampu rem yang memanjang hingga ratusan meter.

Penyebab utama kemacetan ini adalah membeludaknya jumlah kendaraan mulai dari motor, mobil, sampai truk bermuatan besar yang melintas secara bersamaan. Kehadiran truk-truk ini memenuhi hampir seluruh badan jalan, sehingga ruang gerak bagi kendaraan roda empat pribadi dan sepeda motor menjadi sangat terbatas. Akibatnya, titik kemacetan yang bermula dari arah Simpang Ringroad mengekor sangat jauh hingga melampaui persimpangan Pemda.

- Advertisement -

Kondisi ini dikeluhkan oleh banyak pihak, terutama para pengemudi ojek online (ojol) yang sangat bergantung pada efisiensi waktu. Safri, salah seorang driver ojol, mengaku sangat terpukul dengan kemacetan malam tadi. Menurutnya, satu pesanan makanan yang biasanya bisa diselesaikan dalam 15 menit, harus memakan waktu hampir satu jam karena motornya pun sulit untuk menyelip di antara truk-truk besar.

Baca Juga : Bencana Tapsel Tinggalkan Luka, Ribuan Rumah Warga Harus Dibangun Kembali

“Benar-benar parah malam tadi. Kami tertahan lama sekali dari arah Ringroad mau ke Pemda. Sama sekali tidak bisa nyalip, mau coba nyalip saja susah karena saking rapatnya. Kalau setiap malam begini, pendapatan kami bisa turun drastis karena habis waktu di jalan saja,” keluh Safri dengan nada kecewa saat ditemui di lokasi.

Senada dengan pengemudi ojol, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut juga merasa terganggu dengan situasi lalu lintas yang kian tak terkendali. Kebisingan suara klakson dan polusi asap dari ratusan kendaraan yang berhenti lama menciptakan ketidaknyamanan bagi warga pemukiman di sepanjang pinggir jalan. Kemacetan ini seolah menjadi rutinitas yang semakin menakutkan bagi warga saat jam pulang kerja.

Seorang warga sekitar, Setiawan, menyatakan bahwa volume truk yang melintas pada malam hari memang sering menjadi pemicu kemacetan, namun malam tadi adalah salah satu yang terburuk. Ia berharap ada pengaturan jadwal melintas yang lebih ketat bagi kendaraan berat agar tidak berbenturan dengan jam sibuk masyarakat. “Harusnya ada petugas yang lebih tegas mengatur arus di jam-jam rawan seperti itu,” ujarnya.

Lihat Juga : FISIP UMTS Audiensi ke KPU Tapsel Bahas Asesmen Lapangan

Hingga larut malam, kepadatan kendaraan baru mulai terurai perlahan setelah volume kendaraan berangsur menurun. Namun, sisa-sisa kepadatan masih terasa di beberapa titik persimpangan. Para pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar dan mencari rute alternatif jika melihat adanya penumpukan kendaraan di area yang menjadi titik jenuh lalu lintas di Medan tersebut.

Ke depannya, koordinasi antara Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian diharapkan dapat ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan berat di jalur Simpang Ringroad-Pemda. Masyarakat berharap adanya solusi jangka panjang, seperti manajemen rekayasa lalu lintas yang lebih efektif, agar peristiwa macet total yang menyita waktu dan energi ini tidak terus berulang di masa mendatang.(Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya