Wartalive.co.id – Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025–2029 dipastikan mengacu pada Permendagri Nomor 2 Tahun 2025. Hal ini sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan komitmen dalam perencanaan pembangunan jangka menengah yang transparan dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, saat membacakan Jawaban Bupati dr. H. Ashari Tambunan dalam Rapat Paripurna DPRD yang dipimpin Wakil Ketua Agustiawan Saragih, Rabu (25/6/2025).
Wabup menekankan bahwa seluruh program Pemkab Deli Serdang dirancang berdasarkan prinsip money follow program, dengan indikator kinerja yang spesifik, terukur, dan berorientasi pada hasil. RPJMD ini juga memuat sejumlah program unggulan demi mewujudkan visi “Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera, Religius dan Berkelanjutan.”
Baca Juga : Polda Sumut Tangkap 4 Kurir Narkoba, WNA Diduga Otak Jaringan Masih Buron
Untuk pemerataan pembangunan, pemerintah telah menyiapkan program strategis seperti Jumpa Dia (Jalan Utama Pasti Mantap Deli Serdang), pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, Alun-Alun Tiap Kecamatan (ATK), serta TPS3T (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu dan Terintegrasi).
Terkait belanja pegawai, Wabup menyampaikan bahwa proporsi maksimal 30 persen sesuai UU No. 1 Tahun 2022 akan dipenuhi paling lambat 2027. Strateginya meliputi moratorium ASN, pengelolaan SDM, serta pemanfaatan teknologi.
Untuk mendukung sektor pariwisata, Pemkab memperkenalkan branding “Deli Serdang Berseri”, dengan promosi digital, kolaborasi, dan partisipasi dalam berbagai event.
Dalam pelayanan publik, Pemkab telah menjalankan misi “Sehat Pelayanan Publiknya” lewat program Paten Kali (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Lengkap dan Elektronik) dan CTM (Cepat, Transparan, Mudah). Upaya peningkatan reformasi birokrasi, pelayanan publik, dan penerapan SPIP juga terus dilakukan.
Lihat Juga : Polres Sergai Bekuk Dua Kurir Sabu, Amankan 5 Gram Barang Bukti
Di sektor pendidikan dan kesehatan, berbagai program prioritas seperti Pendidikan Murah dan Berkualitas (Pemula), BPJS gratis bagi warga miskin, Pas Pula (layanan pasien unregister), Pas Jempol, serta pembiayaan gotong royong terus diperkuat.
Wabup juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat demi keberhasilan implementasi RPJMD 2025–2029 dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Deli Serdang.( Islino)

