Saturday, October 10, 2026

Rumah Warga di Samosir Rusak Diterpa Angin Kencang, Warga Harapkan Bantuan Pemerintah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Cuaca ekstrem yang ditandai dengan angin kencang melanda Desa Marlumba, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Selasa (10/6/2025) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan tumbangnya sebuah pohon besar yang menimpa rumah seorang janda lanjut usia berusia 96 tahun.

Korban yang dimaksud adalah Op. Soritua br Sinaga, seorang warga yang tinggal di Dusun II, Lumban Napitu, Desa Marlumba. Pada saat kejadian yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, perempuan tersebut dilaporkan selamat dari insiden yang menimpa rumahnya.

- Advertisement -

Berdasarkan kesaksian dari warga setempat, Masdin Napitu, angin bertiup dengan sangat kencang dan berputar secara tidak lazim sebelum akhirnya sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumah korban. “Anginnya berputar seperti pusaran. Tiba-tiba, pohon besar itu jatuh dan mengenai atap rumah,” jelasnya.

Baca Juga : Polsek Medan Baru Berhasil Tangkap Pelaku Curas di Jalan DC Barito

Menanggapi peristiwa tersebut, warga di sekitar segera mengambil inisiatif untuk melakukan evakuasi dan pembersihan di lokasi kejadian. Mereka juga segera melaporkan insiden itu kepada pihak pemerintah desa.

Penjabat Kepala Desa Marlumba, Veronika Nababan, yang menerima laporan langsung dari warga, segera turun ke lokasi dan bergabung dengan masyarakat untuk membantu proses evakuasi. “Kami bersama warga bergerak cepat untuk membersihkan puing-puing pohon, jelasnya.

Hingga saat ini, belum terdapat estimasi resmi mengenai total kerugian material yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut. Namun, kondisi rumah milik korban menunjukkan kerusakan yang signifikan, terutama pada bagian atap dan dinding.

Lihat Juga : Hanya Satu Jam, Polres Samosir Bersihkan Material Pohon Tumbang di Desa Baniara

Masyarakat mengharapkan agar pemerintah kabupaten serta instansi terkait segera mengambil tindakan untuk memberikan bantuan, mengingat usia korban yang sudah lanjut dan situasinya yang tinggal sendirian.

Peristiwa ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem, khususnya di daerah perbukitan dan wilayah yang rentan terhadap bencana, seperti yang terjadi di Samosir.(Saiful)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya