Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu menegaskan, Kabupaten Tapsel dapat pulih lebih cepat dari dampak bencana apabila seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menguatkan.
Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Nurul Iman, Desa Tarapung Raya, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapsel, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut dihadiri unsur Forkopimca, pimpinan OPD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga : Sekretaris Daerah Tanjung Balai Terima Audiensi Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, Tumbuhan Sumut
Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas sosial, terutama bagi warga yang terdampak bencana di sejumlah wilayah Tapsel.
“ Kebersamaan adalah kunci. Jika kita saling mendukung dan saling mendoakan, insya Allah Tapsel bisa pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat, ” ujarnya di hadapan jamaah.
Bupati menyinggung kondisi beberapa desa di Kecamatan Muara Batangtoru, seperti Muara Hutaraja Dusun Mabang dan Muara Manompas yang terdampak banjir.
Baca Juga : Mahyaruddin Salim Buka Turnamen Futsal Antar Instansi dan Pelajar
Bupati mengajak masyarakat untuk terus bersabar dan tidak kehilangan harapan dalam menghadapi masa pemulihan.
Menurutnya, total kerusakan materi akibat bencana di Tapsel mencapai Rp2,7 triliun dengan masa rekonstruksi yang diproyeksikan berlangsung selama tiga tahun.
Tercatat 2.038 rumah terdampak, di mana 1.770 unit mengalami kerusakan berat dan 1.444 unit direlokasi karena berada di zona tidak aman.
Baca Juga : Mahyaruddin Salim Buka Turnamen Futsal Antar Instansi dan Pelajar
Selain itu, sebanyak 227 unit rumah di Desa Hapesong Baru yang dibangun dengan dukungan Buddha Tzu Chi Indonesia ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri dan segera diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Bupati juga menyampaikan, pemerintah daerah bergerak cepat dalam pendataan dampak bencana sehingga percepatan bantuan dapat segera terealisasi.
Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut semakin memperkuat optimisme masyarakat untuk bangkit, sehingga Tapsel dapat pulih lebih cepat dan berkembang lebih baik ke depan.
” Pemerintah memastikan seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan secara transparan dan tepat sasaran, ” ungkapnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Al Ustadz Jamilun Harahap mengingatkan, puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, turut diserahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapsel kepada lima mustahik masing-masing sebesar Rp350.000, serta bantuan ambal shalat untuk Masjid Nurul Iman.(Wan)

