Tuesday, October 13, 2026

Satgas PRR : 401 Huntap di Aceh Rampung, 1.832 Unit dalam Proses Pembangunan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR)
Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan 37.373 unit hunian
tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Penyediaan
hunian yang aman dan layak menjadi prioritas dalam program pemulihan
permanen pascabencana periode 2026–2028.

Berdasarkan data Posko Satgas PRR hingga 23 Juli 2026, sebanyak 1.832
unit atau 4,90 persen dari total kebutuhan huntap sedang dalam proses
pembangunan. Selain itu, 401 unit telah rampung dan siap dimanfaatkan
oleh masyarakat terdampak.

- Advertisement -

Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas PRR, Safrizal ZA, mengatakan pemerintah
terus mendorong agar pembangunan huntap berjalan lebih cepat, serentak,
dan tetap memenuhi ketentuan teknis. Pada 2026, pemerintah telah
menyiapkan anggaran sekitar Rp2 triliun melalui Kementerian Perumahan
dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk menyelesaikan sebagian kebutuhan
hunian hingga Desember.

Baca Juga : Juara Dunia dan Kampiun Asia Siap Berlaga di Taekwondo Indonesia Open 2026

“Fokus pemerintah saat ini adalah penyelesaian hunian tetap. Sebanyak
1.832 unit atau 4,90 persen sedang dalam proses pembangunan dan 401 unit
telah selesai. Pada tahun ini juga telah dialokasikan anggaran sekitar
Rp2 triliun melalui Kementerian PKP untuk menyelesaikan sebagian
kebutuhan huntap hingga Desember 2026,” kata Safrizal di Banda Aceh,
Jumat (24/7/2026).

Pembangunan huntap merupakan bagian dari program rehabilitasi dan
rekonstruksi Aceh yang memperoleh alokasi Rp58,973 triliun. Jumlah
tersebut menjadi porsi terbesar dari total kebutuhan anggaran
rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara nasional sebesar
Rp101,166 triliun untuk periode 2026–2028.

Satgas PRR memastikan percepatan pembangunan tidak mengabaikan aspek
keselamatan dan keberlanjutan. Lokasi huntap harus sesuai tata ruang,
memiliki legalitas lahan yang jelas, aman dari ancaman bencana, serta
didukung akses jalan, air bersih, listrik, sanitasi, dan infrastruktur
dasar lainnya. Kawasan yang masuk zona merah dalam penataan ruang baru
tidak akan digunakan sebagai lokasi permukiman.

Penyediaan huntap dilaksanakan melalui sejumlah skema. Kementerian PKP
membangun kawasan permukiman pada lahan yang telah dinyatakan clear and
clean, sedangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menangani
pembangunan secara in-situ di atas lahan milik warga. BNPB juga
menyalurkan bantuan stimulan secara bertahap bagi warga yang memenuhi
persyaratan dan memilih membangun kembali rumah secara mandiri.

Khusus pembangunan melalui Kementerian PKP, proses lelang telah berjalan
untuk lokasi yang memenuhi persyaratan administrasi dan teknis. Satgas
PRR mendorong pembangunan tahap 2026 dapat dimulai secara bertahap pada
Agustus di berbagai wilayah Aceh.

Percepatan penyediaan huntap turut melibatkan berbagai lembaga dan unsur
masyarakat. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
membangun 104 unit di Aceh Utara, sedangkan Polri berkontribusi dalam
pembangunan huntap di Aceh Tamiang. Yayasan Buddha Tzu Chi juga
merencanakan pembangunan ratusan unit hunian bagi masyarakat terdampak.

Lihat Juga : Ruang Kelas Darurat Mulai Difungsikan, Siswa SDN 10 Linge Kini BelajarLebih Nyaman

Safrizal mengungkapkan, sejumlah persoalan lahan masih diselesaikan
bersama pemerintah daerah. Di Aceh Tamiang, salah satu lokasi di kawasan
PT Semadam masih dalam tahap finalisasi dan direncanakan mulai dibangun
pada 2027. Sementara itu, lokasi di Aceh Tengah dan Gayo Lues telah
disepakati, tetapi proses pengadaan lahannya masih berlangsung sesuai
ketentuan. Satgas PRR mendorong penyelesaiannya dilakukan tepat waktu,
transparan, dan tanpa mengurangi kepastian hukum.

Sebelumnya, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian dalam rapat
koordinasi secara hibrida bersama Kementerian PKP, Kementerian Pekerjaan
Umum, dan kepala daerah di Aceh, Selasa (21/7/2026), juga mengingatkan
agar kepala daerah di wilayah terdampak proaktif dalam penyiapan lahan
pembangunan huntap agar proses pemulihan dapat berjalan tepat waktu dan
tepat sasaran.(Satgas PRR)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya