Tuesday, October 13, 2026

Sekjen ATR/BPN Ingatkan Pentingnya Sinergi Pengendalian Internal

Baca Juga

Wartalive.co.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unit kerja dalam penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Ia menilai, keberhasilan pelaksanaan SPIP tidak bisa dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama dan sinergi lintas unit di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

- Advertisement -

“ SPIP bukan hanya menjadi tanggung jawab satu bagian atau satu unit, tapi seluruh komponen organisasi harus terlibat. Dengan semangat kolaboratif, pengendalian internal dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, ” ujar Pudji dalam kegiatan Ekspos Hasil Penilaian Mandiri Maturitas SPIP Tahun 2025 yang digelar secara daring, Rabu (23/10/2025).

Baca Juga : ATR/BPN dan Kemenag Tegaskan Komitmen Selesaikan Sertifikasi Tanah Wakaf

Menurutnya, SPIP merupakan sistem pengendalian intern yang diterapkan di seluruh instansi pemerintah pusat maupun daerah, guna memastikan efektivitas kegiatan, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Pudji menjelaskan, Kementerian ATR/BPN terus berupaya memperkuat pelaksanaan SPIP melalui peningkatan kesadaran, pembinaan, dan evaluasi di setiap unit kerja.

“ Harapannya, hasil penilaian mandiri ini tidak hanya menjadi formalitas administratif, tapi juga bahan refleksi bagi kita semua dalam memperbaiki tata kelola organisasi, ” tambahnya.

Adapun hasil penilaian mandiri yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN tahun 2025 menunjukkan capaian positif, dengan rincian, Maturitas SPIP: 3,916, Manajemen Risiko Indeks: 3,848, Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi: 3,080 dan Kapabilitas APIP: 3,36

” Hasil ini selanjutnya akan diverifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai pihak eksternal, ” katanya

Menurut Pudji, penilaian maturitas SPIP menjadi indikator sejauh mana sistem pengendalian internal telah berjalan efektif dan berkelanjutan.

Ia pun meminta agar seluruh jajaran menjadikan hasil ekspos ini sebagai dasar memperkuat sistem pengawasan internal, khususnya pada bidang layanan publik dan pengelolaan aset.

“ Kita ingin menciptakan organisasi yang bukan hanya tertib administrasi, tapi juga berorientasi pada hasil dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, ” tegasnya.

Lihat Juga : Masjid Ummi Tardiyah Jadi Momentum Penguatan Program Tanah Wakaf di Labuhanbatu

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana dan Manajemen Risiko, Einstein Al Makarima Mohammad, turut memaparkan hasil Laporan Hasil Penilaian Mandiri (LHPM) dan rencana aksi tindak lanjut dari hasil evaluasi SPIP 2025.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Kepala Bagian Manajemen Risiko, Iin Herawati, ini juga diikuti oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan jajaran di lingkungan Kementerian ATR/BPN.(Wan/LB)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya