Tuesday, October 13, 2026

Sekolah Rakyat Langkah Nyata Putus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mencatat sejarah baru sebagai daerah pertama di Sumatera Utara (Sumut) yang menghadirkan Sekolah Rakyat.

Peresmian ditandai dengan pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Sekolah Rakyat Terintegrasi 29 Tapsel oleh Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Siharang-Karang, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Selasa (30/9/2025).

- Advertisement -

Acara peresmian dihadiri Sekretaris Daerah Sofyan Adil, para Asisten, pimpinan OPD, Camat se Tapsel, Kepala Desa/Lurah, koordinator PKH, serta orangtua siswa dan undangan lainnya.

Baca Juga : Paripurna DPRD Tapsel Sahkan Perubahan APBD TA 2025. Gus Irawan Minta Program Prioritas Dijalankan

Dalam sambutannya, Bupati Tapsel Gus Irawan menegaskan, hadirnya sekolah rakyat merupakan momentum penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan di Tapsel.

” Hari ini kita patut bersyukur, karena di Sumut hanya Tapsel yang mendapat kepercayaan untuk melaksanakan sekolah rakyat. Tujuannya jelas, memutus rantai kemiskinan, ” ujarnya.

Gus Irawan mengungkapkan, Pemkab Tapsel telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan gedung permanen sekolah rakyat dengan estimasi anggaran Rp200 – Rp.250 miliar. Sambil menunggu pembangunan selesai, seluruh kegiatan belajar dipusatkan di BLK Siharang-Karang.

” Pemerintah daerah juga memastikan seluruh kebutuhan dasar siswa ditanggung penuh, mulai dari konsumsi, layanan kesehatan, bimbingan belajar, hingga pendampingan tenaga pendidik dan wali asuh, ” tegasnya

Gus Irawan menyatakan, dengan hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi 29, Tapsel resmi menjadi Kabupaten pertama di Sumut yang menjalankan program nasional ini.

” Pemerintah berharap keberadaannya menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi muda yang mandiri, cerdas, dan terbebas dari jerat kemiskinan, ” ungkapnya

Person In Charge (PIC) atau penanggung jawab Sekolah Rakyat Langgeng Setiawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam mensuksesksn Sekolah Rakyat ini.

” Sekolah rakyat ini merupakan program Presiden Prabowo dan kami bangga Pemkab Tapsel telah memfasilitasi kehadirannya. Semoga ke depan dapat menjangkau lebih banyak anak-anak, ” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 29 Tapsel, Yusnidar, menjelaskan pada tahap awal sekolah ini menerima 100 siswa, terdiri atas 50 siswa SD dan 50 siswa SMP.

Mereka para siswa dibimbing oleh 12 tenaga pendidik, 29 tenaga teknik, 10 wali asuh, 5 wali asrama, serta 2 tenaga kesehatan.

Lihat Juga : Disdukcapil Solok Perkuat Layanan Publik hingga ke Nagari

Untuk mendukung kegiatan belajar, fasilitas yang disiapkan antara lain 9 asrama, ruang kelas SD dan SMP, perpustakaan, laboratorium, lapangan olahraga, ruang makan, hingga sarana teknologi seperti CCTV dan laptop.

” Pemerintah juga menjamin adanya pemeriksaan kesehatan rutin gratis bagi seluruh siswa, ” ujar Yusnidar. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya