Wartalive.co.id – Pelaksanaan Pekan Ekonomi Syariah dan Digital (PESTA) Tapanuli 2026 selama tiga hari, 8-10 Mei 2026, berhasil mencatat total transaksi penjualan UMKM mencapai lebih dari Rp1,2 miliar.
Kegiatan yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sibolga bersama Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan dan sejumlah pemangku kepentingan itu dipusatkan di Alaman Bolak, Kota Padangsidimpuan.
Kepala Perwakilan BI Sibolga, Riza Putera mengatakan, total penjualan seluruh booth UMKM selama pelaksanaan kegiatan mencapai Rp1.206.594.000.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus menjadi indikator positif terhadap pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
“ Ke depan BI Sibolga akan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta digitalisasi sistem pembayaran dalam mengakselerasi pengembangan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujar Riza Putera dalam keterangannya, Senin (11/5/2026)
Baca Juga : Madina-Pasbar Rancang Akses Jalan Baru
PESTA Tapanuli 2026 mengusung tema “Sinergi Ekonomi Syariah dan Digitalisasi Daerah Guna Mendukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi Regional” sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan digitalisasi pembayaran di daerah.
Riza menyampaikan, dalam ajang tersebut, sebanyak 51 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan menghadirkan beragam produk unggulan lokal, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan hingga produk hortikultura.
Selain mendorong transaksi UMKM, kegiatan ini juga diramaikan berbagai agenda edukasi dan hiburan seperti sosialisasi kebanksentralan, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, QRIS, perlindungan konsumen, talkshow ekonomi syariah, festival kopi Tabagsel hingga perlombaan lintas generasi.
Bahkan katanya, selama pelaksanaan kegiatan, jumlah pengunjung dan peserta edukasi tercatat mencapai 10.700 orang lebih.
PESTA Tapanuli 2026 juga menghadirkan coaching clinic pembiayaan bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Sumut yang menghasilkan realisasi business matching pembiayaan syariah untuk UMKM senilai Rp895 juta.
Selain itu, tersedia layanan fasilitasi perizinan bersama Dinas Perizinan, BPOM dan Halal Center UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan, serta klinik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) untuk pelayanan pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Baca Juga : Futsal PMII Cup II Resmi Dibuka di Panyabungan
” Melalui kegiatan tersebut, BI Sibolga berharap penguatan ekonomi syariah dan digitalisasi pembayaran dapat terus berkembang dan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan Tabagsel, ” ungkapnya
Sebelumnya opening ceremony PESTA Tapanuli 2026 dibuka Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, dengan nuansa budaya dan semangat kolaborasi mewarnai acara dan menghadirkan berbagai pertunjukan seni budaya serta pameran produk UMKM lokal.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian pengunjung adalah penampilan fashion show tenun khas daerah yang dibawakan langsung oleh Wali Kota Padangsidimpuan bersama Ketua TP-PKK Kota Padangsidimpuan, Ny. Masroini Letnan Dalimunthe.
Keduanya tampil elegan dengan balutan busana tenun karya desainer ternama sekaligus memperkenalkan kekayaan wastra Tapanuli kepada masyarakat luas.
Tak kalah memukau, Sekda Kota Padangsidimpuan Rahmat Marzuki bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Padangsidimpuan, Ny. Minta Rahmat Marzuki, juga turut tampil dalam fashion show yang mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai strategis dalam memperkenalkan budaya serta potensi ekonomi daerah.
Baca Juga : Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan, Pemprov Sumut Dukung Sensus Ekonomi 2026
Menurutnya, pada malam pembukaan PESTA Tapanuli 2026 menjadi simbol semangat baru bagi kawasan Tapanuli, tentang budaya yang terus hidup, UMKM yang terus tumbuh, dan kolaborasi yang terus dirawat demi masa depan daerah yang lebih maju dan berdaya saing.
“ Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa Tapanuli memiliki kekayaan budaya, seni, dan potensi daerah yang luar biasa, dengan harapan, PESTA Tapanuli 2026 mampu menarik perhatian wisatawan serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, ” katanya. (Wan)

