Sunday, October 11, 2026

Truk Overload di Flyover Jamin Ginting Medan Resahkan Pengguna Jalan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Sebuah truk pengangkut kotak styrofoam makanan terpantau melintas di kawasan Flyover Jamin Ginting, Medan, dengan kondisi muatan yang sangat mengkhawatirkan. Truk berwarna kuning tersebut membawa tumpukan kotak putih yang menjulang tinggi dan panjang hingga menjorok ke belakang melewati pintu bak, Senin (12/01/2026).

Kondisi muatan yang tidak proporsional ini memicu kekhawatiran akan terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi pengendara yang berada di belakangnya.

- Advertisement -

Muatan styrofoam tersebut memang tampak ringan, namun tumpukan yang terlalu tinggi dan panjang membuatnya rentan terhadap hempasan angin kencang di atas flyover.

Selain itu, dimensi muatan yang melebihi panjang dan tinggi standar kendaraan (ODOL – Over Dimension Over Loading) dapat mengganggu jarak pandang pengemudi lain. Jaring pengaman yang digunakan pun terlihat minim, sehingga risiko kotak terjatuh ke badan jalan sangat besar dan dapat berakibat fatal bagi pengendara sepeda motor.

Baca Juga : 45 Hari Pascabencana, Ratusan Siswa di Tapsel Masih Belajar di Tenda

Sejumlah warga dan pengguna jalan yang kerap melintas di jalur tersebut mulai menyuarakan kegelisahan mereka. Menurut warga sekitar, pemandangan truk dengan muatan berlebih seperti ini bukanlah hal baru di kawasan Jamin Ginting yang merupakan jalur logistik utama. Mereka menilai pemilik jasa angkutan seolah mengabaikan aspek keselamatan demi memangkas biaya operasional dengan cara memaksimalkan muatan dalam sekali jalan.

“Sangat ngeri kalau lewat di belakang truk itu, apalagi kalau pas angin kencang di atas flyover. Kotak-kotaknya goyang-goyang seperti mau jatuh. Kita yang bawa motor ini yang paling was-was, kalau jatuh satu saja dan kita kaget, bisa berakibat kecelakaan beruntun,” ujar Abdu, salah seorang pengendara motor yang ditemui di sekitar lokasi pada Senin (12/1).

Truk dengan muatan styrofoam seringkali terlihat ‘oleng’ saat bermanuver di tikungan atau saat menanjak flyover. Ia berharap pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurutnya, penertiban harus dilakukan secara rutin agar para sopir dan pengusaha angkutan jera dan mematuhi aturan muatan.

Lihat Juga : Presiden Prabowo Salurkan 200 Unit Becak Listrik di Tulungagung

Masyarakat meminta Dinas Perhubungan dan Satlantas Polrestabes Medan untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan, terutama di jalur keluar masuk kota Medan. Penindakan di tempat terhadap truk yang melanggar batas dimensi dianggap perlu untuk memberikan efek jera. Keselamatan pengguna jalan umum seharusnya menjadi prioritas utama di atas kepentingan bisnis angkutan barang.

Diharapkan dengan adanya perhatian dari pihak berwenang, kawasan Flyover Jamin Ginting dan jalanan di Kota Medan pada umumnya bisa menjadi lebih aman bagi seluruh masyarakat. Kesadaran para pengusaha angkutan untuk mengikuti regulasi teknis kendaraan sangat diperlukan guna menciptakan ekosistem transportasi yang selamat, tertib, dan lancar di ibu kota Sumatera Utara ini.(Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya