Monday, October 12, 2026

Wali Kota Medan Dengarkan Aspirasi Warga Kampung Nelayan, Atasi Masalah Air hingga Limbah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengunjungi Kampung Nelayan, Kelurahan Nelayan Indah, Medan Labuhan, pada Senin (28/7/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk berdialog langsung dengan warga dan mendengarkan keluhan serta aspirasi mereka.

Setibanya di lokasi, Rico Waas berjalan kaki menyusuri permukiman, menemui dan berdialog dengan warga, termasuk para pedagang. Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai permasalahan di lingkungan mereka.

- Advertisement -

Ipeh (35), seorang warga perumahan Blok F Kampung Nelayan Indah, mengeluhkan pasokan air PDAM yang sering terganggu, bahkan hanya mengalir pada dini hari. Ia menyampaikan bahwa masalah ini sangat menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk anak-anak yang kesulitan mandi sebelum sekolah, dan memohon bantuan Wali Kota.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Sambut Audiensi HIMMAH, Ajak Kolaborasi Bangun Padangsidimpuan

“Tolonglah Pak, kami sudah merana karena tidak ada air. Kalau bisa segeralah dibantu agar air ini dapat mengalir ke rumah-rumah kami,” ujar Ipeh.

Menanggapi keluhan warga, Rico Waas langsung menghubungi pihak PDAM Tirtanadi untuk meminta pemeriksaan dan penyelesaian masalah ketersediaan air yang sudah berlangsung selama tiga bulan.

“Baik Bu, saya sudah telepon. Insyaallah hari ini petugas PDAM akan datang dan semoga segera bisa diselesaikan permasalahan air mati ini agar warga tak lagi kesulitan,” kata Rico Waas.

Bersama anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri dan Muslim Harahap, Rico Waas kemudian menemui warga yang berkumpul. Ia duduk bersila, beramah tamah, dan mendengarkan keluhan lainnya.

Selain masalah air, warga juga mengeluhkan kondisi jembatan (titi) di permukiman mereka yang rusak dan membahayakan, termasuk bagi anak-anak. Warga meminta bantuan Rico Waas untuk memperbaiki titi penyeberangan, salah satunya yang menghubungkan Blok F dan Blok G, yang sebagiannya dibangun secara swadaya.

Selanjutnya, warga Kampung Nelayan Indah menyampaikan keluhan tentang kesulitan ekonomi nelayan akibat limbah pabrik yang mencemari laut, tempat mereka mencari ikan. Akibatnya, banyak warga beralih profesi menjadi buruh bangunan.

Lihat Juga : Kapolda Sumut Resmi Buka Pendidikan Bintara Polri 2025/2026 di SPN Hinai

Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan daerah mereka yang sering terendam banjir karena kondisi tanggul yang rusak dan perlu dibenahi. Masalah sampah juga menjadi perhatian, khususnya bak sampah terapung yang tidak memadai untuk menampung seluruh sampah permukiman.

Semua keluhan dan permintaan warga ini diterima oleh Rico Waas, yang berjanji akan menindaklanjuti, termasuk perbaikan infrastruktur yang rusak. Ia berharap, permasalahan warga di Kampung Nelayan Indah dapat segera teratasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan masyarakat setempat. (Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya