Saturday, October 10, 2026

Beras Bantuan Menumpuk, DPRD Tapteng Soroti Distribusi

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi memprihatinkan ditemukan di posko logistik bantuan Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejumlah karung beras bantuan dilaporkan menumpuk dalam jumlah besar dan diduga mulai mengalami kerusakan akibat terlalu lama tidak disalurkan, (22/4/2026)

Temuan ini diungkap Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tapteng, Deni Herman Hulu, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di posko Simpang Sipange.

- Advertisement -

Dalam sidak tersebut, terlihat puluhan karung beras tersusun di dalam tenda dan bangunan posko. Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar satu ton, dengan berbagai ukuran mulai dari 5 kilogram hingga 50 kilogram.

Baca Juga : Oknum P3K Pelaku Pencabulan di SDN Kotapinang Akhirnya Masuk Bui

“Jumlahnya cukup banyak, ada yang 50 kilo, 25 kilo, bahkan 5 kilo. Kalau ditotal bisa sampai satu ton,” ujar Deni di lokasi.

Berdasarkan penjelasan penjaga posko, bantuan tersebut belum didistribusikan karena masih menunggu jumlah yang dianggap cukup agar pembagian bisa dilakukan secara merata kepada masyarakat.

Namun, Deni menilai alasan tersebut tidak dapat dibenarkan. Ia menegaskan bahwa bantuan semestinya segera disalurkan meski secara bertahap, guna menghindari kerusakan dan memastikan masyarakat tetap menerima haknya.

“Tidak perlu menunggu banyak. Sedikit-sedikit pun harus disalurkan, yang penting masyarakat terbantu,” tegasnya.

Situasi ini semakin menuai sorotan setelah sejumlah warga mengaku belum pernah menerima bantuan beras tersebut. Bahkan, muncul dugaan penyaluran tidak dilakukan secara adil.

“Warga bilang belum pernah dibagi. Ada juga yang menduga hanya pihak tertentu saja yang menerima,” ungkapnya.

Saat sidak berlangsung, lurah setempat tidak berada di lokasi karena tengah menjalankan ibadah. Deni pun hanya memperoleh keterangan dari petugas penjaga posko.

Ia meminta agar distribusi bantuan segera dilakukan dan tidak dibiarkan menumpuk hingga berpotensi membusuk. Selain itu, ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memperbaiki sistem pengawasan distribusi bantuan.

Lihat Juga : Tiga Pelaku Curanmor Jaringan Lokal Dibekuk

Kritik juga ditujukan kepada Bupati Masinton Pasaribu agar meningkatkan transparansi serta memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya sudah dua kali turun sidak, tapi masih saja ditemukan hal seperti ini. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Kasus ini menjadi cerminan pentingnya pengelolaan logistik bantuan yang cepat, tepat, dan transparan, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan pangan.

Hingga saat ini, pihak pemerintah daerah belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.(Sry)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya