Wartalive.co.id, Gunungsitoli – Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat kolaborasi dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing. Komitmen itu ditegaskan saat menghadiri Syukuran Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) DPD Kota Gunungsitoli, Sabtu (6/9/2026) di Gedung A’Luck.
Pemko diwakili Sekretaris Daerah Andhika P. Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE. Turut hadir unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, perwakilan Kemenag Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias, Ketua MUI, para Kepala KUA dan Madrasah, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan, BKM, dan keluarga besar BKPRMI Kota Gunungsitoli.
Mengusung tema “Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan. Harapannya lahir generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga aktif, produktif, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Baca Juga: Bupati Tinjau Langsung Pembangunan Dua Kantor Dinas Untuk Benahi Fasilitas Pemerintah.
Ketua Umum BKPRMI H. Ali Cut Prawiro menegaskan pentingnya mendorong keterlibatan pemuda dalam aktivitas positif berbasis masjid.
“Remaja masjid memiliki posisi strategis. Mereka harus dibina menjadi generasi yang berakhlak, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Kegiatan yang diketuai Sulthan Nasir Harefa, S.Sos., bersama Sekretaris Jannatul Hafni Kurinci, S.Hum., berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur.

Sekda Andhika P. Laoly menyampaikan apresiasi atas peran BKPRMI dalam membina pemuda dan remaja masjid. Ia menilai upaya tersebut selaras dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan SDM, nilai keagamaan, dan partisipasi masyarakat.
“Pemerintah Kota Gunungsitoli akan terus mendorong penguatan sinergi dengan BKPRMI sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan ruang pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda,” kata Sekda.
Ia berharap sinergi Pemko dan BKPRMI dapat melahirkan generasi muda Gunungsitoli yang berakhlak, adaptif, dan produktif. Hal ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Gunungsitoli yang hebat, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Yarman Hulu)

