Monday, October 12, 2026

Antrean Solar di SPBU Simpang Selayang Lumpuhkan Arus Lalu Lintas Medan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Antrean panjang kendaraan pengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, kepadatan luar biasa terlihat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpang Selayang pada Jumat (5/6). Antrean yang didominasi oleh kendaraan bertubuh besar tersebut meluber hingga ke badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas di kawasan sekitar mengalami lumpuh total.

Sejak pagi hari, kendaraan roda enam atau lebih sudah mulai memadati lajur kiri jalan menuju SPBU. Seiring berjalannya waktu, jumlah kendaraan yang datang terus bertambah hingga ekor antrean mencapai ratusan meter dari gerbang masuk pom bensin. Kondisi ini diperparah oleh penyempitan jalur akibat kendaraan yang parkir berlapis menunggu giliran pengisian.

- Advertisement -

Kelangkaan solar di beberapa titik disinyalir menjadi pemicu utama mengapa para sopir menumpuk di satu lokasi. Banyak dari mereka yang mengaku sudah berkeliling ke beberapa SPBU lain di pinggiran kota, namun mendapati papan pengumuman bahwa stok solar bersubsidi sedang kosong atau habis.

Baca Juga : KPU dan Bawaslu Tapsel Koordinasi PDPB Triwulan II 2026

Ginting, salah seorang sopir truk logistik yang ikut terjebak dalam antrean tersebut, menuturkan keluhannya. Pria yang hendak mengantarkan barang muatan ke luar kota ini mengaku tidak memiliki pilihan lain selain bersabar menunggu giliran di SPBU Simpang Selayang karena urgensi kebutuhan bahan bakar.

“Hari ini cuma disini (SPBU Simpang Selayang) yang ada solar. Mau gak mau harus antre lah, namanya kita butuh solar,” ujar Ginting saat mengantre solar.

Dampak dari antrean yang tidak beraturan ini langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar dan pengguna jalan lainnya. Ruas jalan yang biasanya menampung dua jalur kendaraan kini menyempit drastis, sehingga memaksa kendaraan dari dua arah berlawanan untuk bergantian melintas di sisa space jalan yang ada.

Obi, salah seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan Simpang Selayang, menyatakan bahwa situasi hari ini tergolong yang paling parah. Menurut pengamatannya, semrawutnya kendaraan yang mengantre menjadi penyebab utama kemacetan mengular yang mengganggu aktivitas warga setempat.

“Antreannya sampai 3 baris, ya macetlah. Kendaraan yang lewat sini kebanyakan truk, disisakan jalan cuma 1 baris untuk 2 arah. Kebanyakan yang antre mobil-mobil solar, mungkin cuma disini yang ada ya, makanya panjang gini antreannya,” ujar Obi.(febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya