WartaLive.co.id – Arus balik Lebaran di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih menunjukkan lonjakan signifikan. Hingga Kamis (9/4/2026).
Loket PT Antar Lintas Sumatera (ALS) di Panyabungan masih dipadati pemudik yang hendak kembali ke kota perantauan, meski Lebaran telah berlalu hampir 18 hari.
Pantauan di lokasi, kepadatan didominasi pemudik tujuan Pulau Jawa seperti Bogor. Antrean panjang terlihat sejak pagi, dengan calon penumpang yang menunggu giliran pembelian tiket maupun jadwal keberangkatan.
Baca Juga : Jalan Rusak Parah di Pantai Barat Madina, DPRD Soroti Ketimpangan Pembangunan
Tingginya jumlah penumpang membuat sejumlah armada melakukan penyesuaian rute. Bahkan, beberapa bus tidak melanjutkan perjalanan ke Medan dan langsung berangkat dari Panyabungan menuju Pulau Jawa. Salah satunya bus ALS 301 kelas extra executive yang melayani rute langsung ke Tangerang dan Bogor.
Selain itu, lonjakan penumpang juga dipicu oleh masih berlangsungnya arus balik serta aktivitas masyarakat yang kembali bekerja usai libur panjang. Banyak pemudik memilih keberangkatan bertahap karena menyesuaikan jadwal kerja dan ketersediaan tiket.
Di sisi lain, kondisi ini turut berdampak pada meningkatnya waktu tunggu keberangkatan. Beberapa calon penumpang bahkan harus menunda perjalanan karena tiket yang cepat habis.
Salah seorang pemudik, Rian, mengaku harus bersabar untuk bisa berangkat kembali ke perantauan.
Lihat Juga : PTSL Padangsidimpuan Didorong Tuntas Tepat Waktu
“Sudah beberapa hari mencoba pesan tiket, tapi penuh terus. Alhamdulillah hari ini dapat, memang masih ramai sekali,” ujarnya.
Pemudik lainnya, Kinah, yang hendak kembali ke Bogor, juga mengungkapkan hal serupa.
“Biasanya setelah Lebaran agak sepi, tapi sekarang masih padat. Banyak yang balik ke Jawa, jadi harus cepat-cepat cari tiket,” katanya.
Pihak loket juga terus mengatur jadwal keberangkatan guna mengakomodasi tingginya permintaan penumpang. Penambahan armada dilakukan secara situasional untuk mengurai kepadatan.
Diperkirakan, arus balik di loket ALS Panyabungan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan sebelum kembali normal. (Sry)

