Sunday, October 11, 2026

BMKG-BPBD Warning : Asap Selimuti Tapsel-Padangsidimpuan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi udara berasap terpantau di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut), termasuk Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kota Padangsidimpuan yang umumnya terjadi seiring cuaca yang relatif kering.

Forecaster On Duty BMKG wilayah I Sumut, Ilham Haris Batubara, mengatakan kondisi atmosfer saat ini memungkinkan asap menyebar dan bertahan di sejumlah wilayah.

- Advertisement -

“ Secara meteorologis kondisi ini bisa dipengaruhi adanya aktivitas pembakaran di sekitar wilayah tersebut serta dampak sebaran asap dari wilayah lain yang mengalami Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ” ujar Ilham, Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepakbola Piala Soeratin U-13 dan U-15

Ia menjelaskan, masyarakat perlu membedakan antara abu vulkanik dan asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan pemantauan BMKG, kondisi udara berasap yang terjadi di Tapsel dan Padangsidimpuan merupakan asap yang berasal dari aktivitas kebakaran, bukan abu akibat aktivitas gunung api.

BMKG terus memantau pergerakan dan sebaran asap melalui citra satelit dan pemantauan tersebut dikombinasikan dengan informasi titik panas (hotspot) dan arah angin untuk mengetahui pola penyebaran asap.

” Hingga hari ini, kondisi tersebut belum mengganggu operasional penerbangan. Dua Bandara di wilayah Pentai Barat Sumut yakni Bandara FL. Tobing di Tapanuli Tengah dan Bandara Abdul Haris Nasution masih beroperasi seperti biasa, ” terangnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar terus mengikuti perkembangan kondisi udara dan cuaca melalui informasi resmi pemerintah maupun instansi terkait.

” Masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait sumber asap dan kondisi penerbangan, ” pungkasnya

BPBD Minta Warga Waspada

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele kondisi udara berasap.

” Warga diminta mengambil langkah pencegahan, terutama ketika konsentrasi asap semakin pekat, ” kata Kepala Pelaksanaan (Kalaksa) Kota Padangsidimpuan Dedi Iriansyah

BPBD mengimbau masyarakat wajib menggunakan masker standar saat beraktivitas di luar ruangan.

Lihat Juga: Persempit Ruang Gerak Peredaran Narkotika, Pemkab Asahan Gelar Rapat Sinkronisasi P4GN

Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi paparan partikel asap yang masuk melalui saluran pernapasan.

Selain itu, kelompok rentan, seperti balita, lanjut usia, ibu hamil serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan atau asma, disarankan membatasi aktivitas di luar rumah dan tetap berada di dalam ruangan selama kondisi udara berasap.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menghentikan segala aktivitas pembakaran yang dapat memperburuk kondisi udara.

“ Dilarang keras melakukan pembakaran sampah, pekarangan maupun pembukaan lahan dengan cara dibakar, ” tegasnya.

Langkah pencegahan juga dapat dilakukan di dalam rumah. Apabila konsentrasi asap di luar ruangan sangat pekat, masyarakat disarankan menutup celah ventilasi menggunakan kain basah untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah.

” Dengan kondisi cuaca yang relatif kering, kewaspadaan masyarakat dinilai penting untuk mencegah munculnya titik api baru sekaligus mengurangi dampak asap terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari, ” terang Dedi. (Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya