Monday, October 12, 2026

Bupati Tapsel Dorong KUR Berkah untuk Pulihkan Ekonomi Warga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) menyiapkan lebih dari Rp100 miliar dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berkah untuk membantu masyarakat mempercepat pemulihan ekonomi pasca bencana sekaligus membebaskan warga dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.

Hal itu disampaikan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu saat membuka Sosialisasi dan Evaluasi Program Pembangunan serta Pemberdayaan Masyarakat di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Selasa (7/7/2026).

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, Gus Irawan mengajak seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa dan Penyuluh Pertanian menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan Program KUR Berkah kepada masyarakat agar dana yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga : Gus Irawan Ajak Warga Manfaatkan Pembiayaan Bank Sumut, Tinggalkan Rentenir

” Pemerintah telah menyiapkan lebih dari Rp100 miliar dana KUR khusus untuk Kabupaten Tapsel. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebelum akhir tahun 2026 untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, ” ujar Gus Irawan.

Menurutnya, Program KUR Berkah merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Bank Sumut dengan memberikan bunga 0 persen pada tahun pertama bagi masyarakat terdampak bencana.

Selain menjadi modal usaha, program tersebut juga diharapkan menjadi solusi bagi warga yang masih memiliki pinjaman berbunga tinggi di berbagai lembaga pembiayaan.

Bupati meminta Kepala Desa mendata masyarakat yang masih terjerat pinjaman berbunga tinggi agar dapat dialihkan ke pembiayaan Bank Sumut melalui KUR Berkah.

” Kalau masih punya pinjaman dengan bunga tinggi, kita bantu dialihkan ke KUR Bank Sumut sehingga cicilannya lebih ringan. Ini bagian dari upaya kita memerangi rentenir, ” katanya.

Dalam arahannya, Gus Irawan juga menegaskan bahwa Pemkab Tapsel saat ini tengah menggelorakan tiga gerakan besar, yakni perang melawan narkoba, perang melawan rentenir dan perang melawan kemiskinan.

Ia menilai ketiga persoalan tersebut saling berkaitan sehingga membutuhkan dukungan seluruh unsur pemerintah hingga tingkat desa.

Selain mendorong pemanfaatan KUR Berkah, Bupati juga memaparkan pengembangan Gerakan 10.000 Hektare Jagung yang didukung pembiayaan KUR dan kemitraan dengan perusahaan pakan ternak nasional.

Berdasarkan hasil panen perdana pasca bencana di Kecamatan Batangtoru, produktivitas jagung mencapai sekitar 5,5 ton per hektare dengan keuntungan bersih lebih dari Rp25 juta dalam satu musim tanam.

Lihat Juga : Bulls Motion Unity Fest Siap Digelar di Padangsidimpuan

Meski demikian, ia mengingatkan agar pengembangan jagung dilakukan melalui pola rotasi tanaman dan tidak mengalihfungsikan lahan sawah.

Di akhir arahannya, Gus Irawan berharap seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa dan Penyuluh Pertanian dapat bergerak bersama menyukseskan berbagai program pemerintah.

” Termasuk optimalisasi KUR Berkah, demi mempercepat kebangkitan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapsel, ” pungkasnya. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati dan Forkopimda Asahan Monitoring Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026

Wartalive.co.id, ASAHAN - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. didampingi Forkopimda melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

Artikel Menarik Lainnya