Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat memperkuat keimanan sekaligus memanfaatkan akses pembiayaan yang lebih sehat agar terbebas dari jerat rentenir.
Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok di Desa Sampean, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimcam, BKMT Kabupaten dan Kecamatan, TP PKK, Kepala KUA, kepala desa dan lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi Muslimat NU, Aisyiyah, serta ratusan jamaah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Irawan mengapresiasi konsistensi BKMT yang terus menyelenggarakan pengajian sebagai wadah memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Baca Juga : Bulls Motion Unity Fest Siap Digelar di Padangsidimpuan
” Kalau agama kita kuat, Insya Allah anak-anak kita akan terhindar dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Karena itu, pengajian seperti ini harus terus kita hidupkan, ” ujarnya.
Bupati menegaskan, ilmu yang diperoleh melalui majelis taklim tidak hanya cukup didengar, tetapi harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar memberi manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Selain menyampaikan pesan-pesan keagamaan, Gus Irawan juga memaparkan sejumlah program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum ibu dan pelaku usaha kecil.
Gus Irawan juga menyoroti masih banyaknya warga yang terjerat pinjaman berbunga tinggi dari lembaga keuangan non Perbankan.
Sebagai solusi, Pemkab Tapsel mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas pembiayaan melalui Bank Sumut yang menawarkan bunga lebih ringan.
” Saya ingin masyarakat, khususnya ibu-ibu, tidak lagi terbebani pinjaman berbunga tinggi. Kita sudah menyiapkan skema pembiayaan yang lebih ringan melalui Bank Sumut sehingga masyarakat bisa mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga yang mencekik, ” katanya.
Di sektor pertanian, Gus Irawan menjelaskan pemerintah terus mengembangkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi sektor produktif.
Program tersebut akan dipadukan dengan pendampingan penyuluh pertanian, penyediaan benih dan pupuk, serta penjaminan pemasaran hasil panen melalui BUMD.
Ia juga memastikan pemerintah daerah terus berupaya mengatasi persoalan kelangkaan pupuk dengan memperkuat sistem distribusi agar kebutuhan petani dapat terpenuhi tepat waktu.
Lihat Juga : Wali Kota Padangsidimpuan Terima Audiensi Yayasan Perguruan Islam Nurul Ilmi
” Petani jangan lagi khawatir soal modal, benih, pupuk maupun pemasaran hasil panen. Pemerintah hadir agar petani bisa fokus bekerja dan memperoleh keuntungan yang layak, ” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan.
” Serta mendukung berbagai program pembangunan untuk mewujudkan Tapsel yang lebih maju, mandiri dan sejahtera, ” ungkapnya.
Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Sipirok turut diisi tausiyah oleh Al Ustadz Alinapia Siregar. (Wan)

