Saturday, October 10, 2026

Ditutup Bupati Gus Irawan, Sayur Matinggi Juara Umum MTQ ke-58 Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-58 Tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, di Lapangan Bola Biru Bagusi, Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, Sabtu (23/5/2026) malam.

Penutupan berlangsung khidmat dan penuh haru. Lantunan adzan menggema mengiringi pemadaman lampu mimbar tilawah yang selama tiga hari menjadi pusat syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Tapsel.

- Advertisement -

Hadir dalam acara penutupan MTQ ke-58 itu Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para Camat se Tapsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan, pimpinan Bank Sumut, Kepala Desa, serta ribuan masyarakat yang memadati arena MTQ di Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah.

Baca Juga : Kotak Rokok Berisi Sabu Antar AAH ke Tangan Polisi

MTQ ke-58 mengusung tema “MTQ ke-58 Sebagai Momentum Tapsel Bangkit Menuju Generasi Qur’ani yang Unggul dan Berkarakter”, berlangsung sejak 21 hingga 23 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti kafilah dari 15 Kecamatan se-Tapsel, dihadiri ribuan masyarakat yang hadir menyaksikan malam penutupan sekaligus pengumuman para juara.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ, mulai dari panitia, dewan hakim, Pemerintah Kecamatan, peserta kafilah hingga masyarakat Kecamatan Aek Bilah sebagai tuan rumah.

“ Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga MTQ ke-58 dapat terlaksana dengan baik, aman, dan sukses, ” ujar Gus Irawan

Bupati menegaskan, MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, namun juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam, membangun karakter generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak berkecil hati bagi yang belum berhasil meraih juara.

“ Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, ” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Gus Irawan turut memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan daerah menuju visi “Tapanuli Selatan yang Maju dan Berkarakter Unggul, Sehat, Cerdas, dan Sejahtera Menyongsong Indonesia Emas 2045”.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah fokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, listrik desa, air bersih dan telekomunikasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, reformasi birokrasi, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Salah satu program unggulan yang kembali ditegaskannya ialah fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) bunga 0 persen bagi petani dan pelaku UMKM melalui kerja sama Pemkab Tapsel dengan Bank Sumut.

“ Lebih dari 70 persen masyarakat Tapsel menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Karena itu, pembangunan pertanian menjadi prioritas utama, ” tegasnya.

Sebelumnya, Camat Aek Bilah, Mangara Tambunan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MTQ di Kecamatan Aek Bilah.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan akibat keterbatasan yang dimiliki kecamatan dan desa tuan rumah.

Pada malam penutupan, dewan hakim menetapkan Kecamatan Sayur Matinggi sebagai Juara Umum MTQ ke-58 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2026 setelah berhasil mengumpulkan nilai tertinggi dari berbagai cabang perlombaan.

Sementara itu, Kecamatan Aek Bilah mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK).

Keberhasilan kedua Kecamatan tersebut disambut meriah oleh masyarakat dan para pendukung yang hadir di arena utama MTQ.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gus Irawan Pasaribu juga mengumumkan lima peserta terbaik penerima hadiah umrah berdasarkan rekomendasi LPTQ Kabupaten Tapsel, masing-masing, Alwi Miftahul Rizki Harahap dari Kecamatan Marancar, Zaskia Auliya dari Kecamatan Sayur Matinggi, Fairus Izdinar Bahri dari Kecamatan Aek Bilah, Syifa Azzahra dari Kecamatan Sayur Matinggi dan Ahmad Fahrezi dari Kecamatan Sayur Matinggi.

Lihat Juga : Polisi dan Pengelola THM Bersinergi Jaga Padangsidimpuan dari Ancaman Narkoba

Hadiah umrah tersebut merupakan dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya, PT Bank Sumut, PT Agincourt Resources (PTAR), PT North Sumatra Hidro Energi (PT NSHE), BPJS, PT SKL Group, serta dari PT Multazam Wisata.

Pada rangkaian penutupan tersebut, Ketua LPTQ Kabupaten Tapsel turut menyerahkan rekomendasi calon tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten berikutnya kepada Bupati Tapsel.

Tiga Kecamatan yang diusulkan menjadi calon tuan rumah MTQ ke-59 yakni Kecamatan Marancar, Kecamatan Angkola Muara Tais, dan Kecamatan Arse.(Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya