Monday, October 12, 2026

Gus Irawan Dorong Kopi Sipirok Naik Kelas

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu mengunjungi sejumlah desa di Kecamatan Sipirok, Sabtu (5/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat sekaligus melihat kondisi pembangunan dan potensi ekonomi di tingkat desa.

- Advertisement -

Dalam kunjungan tersebut, Gus Irawan didampingi Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso, Sekretaris Daerah Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, anggota DPRD Tapsel serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Tiga lokasi yang menjadi agenda kunjungan antara lain Desa Dolok Sordang, Desa Dolok Sordang Julu Dusun Janji Lobi dan Desa Pahae Aek Sagala Dusun Sigiring-giring Lombang.

Baca Juga: Letnan Dorong BPBD Tuntaskan Persiapan Pembangunan Huntap

Kehadiran rombongan pemerintah daerah disambut masyarakat dan perangkat di tiga desa dan dua dusun tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, warga, Kepala Desa dan kelompok tani menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi, terutama menyangkut infrastruktur jalan, irigasi serta pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.

Di Desa Dolok Sordang, kondisi jalan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat.

Jalan tersebut merupakan akses penting bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dan mendukung mobilitas hasil pertanian.

Selain persoalan jalan, masyarakat juga menyampaikan kondisi irigasi yang belum optimal.

Sumber air untuk lahan pertanian masih tersedia, tetapi sejumlah saluran mengalami kerusakan sehingga distribusi air terganggu, terutama saat musim kemarau.

Menanggapi aspirasi masyarakat,  Bupati Gus Irawan mengatakan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk melihat langsung sejumlah ruas jalan yang telah maupun sedang masuk dalam program pembangunan infrastruktur tahun 2026.

Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pembangunan harus dilaksanakan secara bertahap dengan menentukan skala prioritas.

Di sisi lain, Gus Irawan juga menyoroti ketersediaan irigasi sangat penting untuk menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

“ Tetap kami perhatikan, namun karena kemampuan keuangan kita juga sangat terbatas, pembangunan kita lakukan secara bertahap, ” ujar Gus Irawan.

Ia menjelaskan, kebutuhan pemulihan pasca bencana yang melanda Tapsel pada 25 November 2025 turut menjadi tantangan dalam pembangunan daerah.

Untuk mengembalikan kondisi daerah seperti sebelum bencana, kebutuhan penanganannya mencapai lebih dari Rp2,7 triliun.

Menurutnya, pemulihan tersebut membutuhkan dukungan bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

Gus Irawan meminta OPD terkait meninjau langsung kondisi irigasi tersebut dan mengkaji kemungkinan dilakukan optimalisasi.

Dalam dialog dengan masyarakat, Gus Irawan juga mendorong pemanfaatan lahan pertanian dengan pola tanam yang lebih produktif.

Salah satu yang didorong adalah pola tumpang sari kopi dengan jagung.

Menurutnya, kopi membutuhkan waktu relatif panjang hingga menghasilkan, sementara jagung dapat dipanen sekitar empat bulan.

Dengan pola tersebut, petani diharapkan tetap memperoleh hasil dari lahan sembari menunggu tanaman kopi memasuki masa produktif.

“ Kalau ada tanaman jagung, sekitar empat bulan sudah ada hasilnya, sehingga lahan bisa lebih produktif, ” katanya.

Bupati juga meminta Dinas Pertanian Tapsel bersama kelompok tani mengkaji penerapan pola tersebut di sejumlah lokasi.

“ Beberapa tempat akan kita buat pola seperti itu. Intinya, harapannya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ” ujarnya.

Sementara di Desa Dolok Sordang Julu, Dusun Janji Lobi, rombongan meninjau program pengembangan kopi yang akan dilaksanakan kelompok tani setempat.

Pemerintah memberikan dukungan 15.000 bibit kopi Arabika untuk lahan sekitar 15 hektare, dengan alokasi sekitar 1.000 bibit per hektare.

Bibit tersebut diperuntukkan bagi lahan yang memenuhi persyaratan teknis, termasuk berada pada ketinggian di atas 1.000 meter di atas permukaan laut.

Selain bibit, kelompok tani juga memperoleh dukungan biaya Hari Orang Kerja (HOK) untuk mendukung persiapan lahan dan proses penanaman.

Lihat Juga: Bupati Dorong Siswa Tapsel Tembus Level Nasional

Gus Irawan meminta bantuan tersebut dimanfaatkan secara tepat dan diikuti dengan perawatan tanaman secara serius.

“ Tidak hanya dibantu bibit, tetapi juga ada dukungan biaya kerja. Tujuannya supaya tanaman ini lebih terjamin keberhasilannya, ” katanya.

Di Desa Pahae Aek Sagala, Dusun Sigiring-giring Lombang, pengembangan kopi kembali menjadi salah satu perhatian.

Pemerintah menyerahkan dukungan bibit kopi kepada masyarakat melalui kelompok tani.

Gus Irawan mengatakan, pengembangan kopi tidak boleh berhenti pada kegiatan penanaman.

Petani juga perlu memperhatikan kualitas produksi hingga pengolahan agar kopi mampu memberikan nilai tambah yang lebih tinggi.

“ Kita ingin para petani kopi mendapatkan nilai tambah yang lebih baik dan lebih tinggi, ” ujarnya.

Ia meminta petani disiplin menjalankan seluruh tahapan budidaya, termasuk perawatan tanaman.

“ Harus betul-betul disiplin dalam melakukan semua tahapan, termasuk perawatan dan seterusnya, ” pesannya.

Menurut Gus Irawan, keberhasilan program tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengembangkan pola serupa di desa-desa lainnya.

“ Kalau ini berhasil, pemerintah tentu akan semakin bersemangat untuk mengembangkan program-program serupa. Intinya adalah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, ” tegasnya.

Selain menyerap aspirasi, Gus Irawan juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran memasuki musim kemarau.

Masyarakat diminta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api.

Gus Irawan menegaskan, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“ Ujung dari pembangunan adalah kesejahteraan. Karena itu, program-program yang kita jalankan harus benar-benar berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ” pungkasnya.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya