Wartalive.co.id – Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus mengawal dan mempercepat proses pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.
Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota dalam rapat koordinasi bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) yang digelar secara daring dari Ruang Rapat Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (3/9/2026).
Letnan mengatakan, pembangunan Huntap menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan pasca bencana di Kota Padangsidimpuan.
Lihat Juga: Bupati Dorong Siswa Tapsel Tembus Level Nasional
Karena itu, seluruh tahapan persiapan harus dikawal secara serius agar pembangunan dapat segera dimulai dan masyarakat terdampak memperoleh kepastian tempat tinggal.
Pemko Padangsidimpuan, kata dia, telah melakukan sejumlah langkah persiapan, termasuk pembersihan dan pematangan lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan Huntap.
“ Alhamdulillah, sinergi dan kolaborasi kita tidak ada masalah dan dalam waktu dekat, Buddha Tzu Chi akan berkunjung kembali dan melakukan peletakan batu pertama, ” ujar Letnan.
Selain penyiapan lahan, Pemko melalui BPBD bersama perangkat daerah terkait juga telah melakukan pendataan rumah warga terdampak, verifikasi dan validasi calon penerima Huntap, serta identifikasi dan kajian terhadap calon lahan relokasi.
Proses tersebut dilakukan dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepolisian, Kejaksaan, BPS dan perangkat daerah terkait.
Wali Kota juga meminta agar aspek keamanan dan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian dalam penentuan lokasi relokasi.
Peninjauan lapangan serta masukan masyarakat menjadi bagian dari proses untuk memastikan lokasi Huntap benar-benar layak ditempati.
Baca Juga: BPK RI Perwakilan Sumut Evaluasi Tata Kelola RSUD Padangsidimpuan
” Rencana pembangunan Huntap akan diarahkan secara komunal dalam satu kawasan terpadu, ” terangnya.
Selain menyediakan hunian yang aman dari risiko bencana, kawasan tersebut diharapkan memiliki akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar bagi masyarakat.
” Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Wali Kota menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan pembangunan, ” jelas Wali Kota.
Wali Kota juga meminta BPBD untuk terus melakukan pengawalan terhadap setiap tahapan, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Satgas PRR, pihak yang mendukung pembangunan serta instansi terkait lainnya.
” Percepatan pembangunan Huntap diharapkan dapat menjadi langkah nyata Pemko Padangsidimpuan dalam memulihkan kehidupan masyarakat terdampak sekaligus memberikan hunian yang lebih aman dan layak pasca bencana, ” tegasnya.
Sementara Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan Dedi Iriansyah menyampaikan, kami dari BPBD terus mengawal seluruh proses percepatan pembangunan Huntap sesuai arahan Bapak Wali Kota.
Mulai dari pendataan, verifikasi calon penerima, kesiapan lahan hingga koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus kami lakukan agar pembangunan ini dapat segera direalisasikan.
“ Harapan kami, seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat terdampak bencana bisa segera mendapatkan hunian yang aman, layak dan sesuai dengan kebutuhan mereka, ” kata Dedi. (Wan)

