Sunday, October 11, 2026

Gus Irawan Pasaribu Siap Bawa HKTI Sumut Ke Era Baru

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) periode 2026 – 2031.

Gus Irawan terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Sumut yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPD HKTI Sumut dan DPC HKTI Kabupaten/Kota se Sumatera Utara (Sumut), di Aula Raja Inal Siregar Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Medan, Rabu (9/9/2026).

- Advertisement -

Bagi Gus Irawan, periode kepemimpinan baru tersebut menjadi momentum untuk menjadikan HKTI bukan sekadar organisasi petani, tetapi wadah perjuangan dan kolaborasi dalam menghadirkan solusi nyata bagi petani di seluruh Sumut.

Baca Juga: 400 Gram Sabu Disita Dari Pengedar, GRANAT Apresiasi Polres Padangsidimpuan

Kepercayaan tersebut diberikan para peserta Musda yang merupakan utusan dari DPC HKTI Kabupaten/Kota se Sumut dan setelah terpilih, kepengurusan DPD HKTI Sumut periode 2026 – 2031 kemudian dilantik dan dikukuhkan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan DPN HKTI, pengucapan ikrar dan janji pengurus yang dipandu Ketua Harian II DPN HKTI Ir. Mulyono Makmur, serta penyerahan dan pengibaran Pataka HKTI.

Di kesrmpatan itu, Gus Irawan mengatakan, kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya merupakan amanah besar yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus HKTI.

“ Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin HKTI Sumut periode 2026 – 2031. Amanah ini tentu akan kami jalankan bersama seluruh pengurus dan keluarga besar HKTI, ” ujar Gus Irawan.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki posisi strategis dalam pembangunan Sumut.

Jutaan masyarakat masih menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian dalam arti luas, mulai tanaman pangan, perkebunan, peternakan hingga perikanan.

Karena itu, peningkatan kesejahteraan masyarakat, kata dia, tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kesejahteraan petani.

“ Memajukan pertanian pada akhirnya adalah bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, HKTI harus mengambil peran nyata di tengah-tengah petani, ” katanya.

Gus Irawan juga menegaskan HKTI Sumut siap membangun kolaborasi dengan Pemrovsu, pemerintah Kabupaten/Kota, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi itu diperlukan untuk menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi petani, seperti produktivitas, akses pembiayaan, teknologi, pemasaran, hilirisasi hingga peningkatan nilai tambah hasil pertanian.

Ia turut menyoroti peluang hilirisasi sejumlah komoditas unggulan, termasuk kopi, kakao dan kelapa.

Menurutnya, hilirisasi harus mampu membuat petani tidak hanya berperan sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga menikmati nilai tambah dari produk pertanian yang dihasilkan.

“ Kami siap mendukung program pemerintah dalam memajukan pertanian di Sumatera Utara. HKTI akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar program-program pertanian dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi petani, ” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN HKTI H. Abdul Kadir Karding melalui sambungan Zoom menekankan agar HKTI benar-benar hadir sebagai organisasi yang memberikan solusi bagi petani.

Menurutnya, terdapat sedikitnya lima agenda transformasi yang perlu diperkuat HKTI, yakni memperkuat organisasi petani, mempercepat regenerasi petani, memperkuat kelembagaan ekonomi, membuka akses pasar dan menjadi fasilitator yang menghubungkan petani dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

Lihat Juga: Lindungi Warga Dari Kabut Asap, Polisi Bagikan 3.000 Masker Gratis

Regenerasi menjadi perhatian penting karena rata-rata usia petani semakin tua. Untuk itu HKTI perlu mendorong lahirnya generasi baru di sektor pertanian melalui pertanian milenial, pertanian digital dan pengembangan agribisnis.

Selain regenerasi, penguatan kelembagaan ekonomi petani melalui koperasi dan pengembangan usaha juga dinilai penting untuk meningkatkan daya tawar petani sekaligus memperluas akses pasar.

Dukungan terhadap kepengurusan baru HKTI Sumut juga disampaikan Pemrovsu melalui pesan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution yang disampaikan Wakil Gubernur Sumut H. Surya.

Pemprovsu menilai pertanian merupakan salah satu sektor utama yang menopang perekonomian daerah sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Berdasarkan data yang disampaikan, sektor pertanian memberikan kontribusi sekitar 25,89 persen terhadap PDRB Sumut dan menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 2,42 juta tenaga kerja, atau sekitar 35,4 persen dari total tenaga kerja di Sumut.

Karena itu, kemajuan pertanian dinilai berkaitan erat dengan peningkatan produksi pangan, kesejahteraan keluarga petani, pertumbuhan ekonomi daerah dan stabilitas kehidupan masyarakat.

Wakil Gubernur Sumut berharap kepengurusan HKTI yang baru dapat menjalankan amanah dengan integritas dan dedikasi serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sektor pertanian.

Pemprovsu juga menekankan pentingnya inovasi, penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi, keterlibatan generasi muda, kepastian pasar, akses pembiayaan dan hilirisasi produk pertanian

“ Keberhasilan pembangunan pertanian tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Dibutuhkan keterlibatan organisasi petani, kelompok masyarakat, dunia usaha, akademisi, generasi muda dan seluruh unsur masyarakat untuk bergerak bersama, ” katanya

Selain pelantikan DPD HKTI Sumut, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPC HKTI Kabupaten/Kota se Sumut.

Pengibaran Pataka HKTI dilakukan secara serentak sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru di daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran DPN HKTI, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso, sejumlah wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Sultan Deli Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam, Ketua DPC HKTI se Sumut serta jajaran pengurus dan undangan lainnya.

Dengan kepengurusan periode 2026 – 2031, HKTI Sumut diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan aspirasi petani, memperkuat ketahanan pangan, mendorong hilirisasi dan membangun ekosistem pertanian yang modern serta berkelanjutan.(Wan)

Warta Terbaru

LPON Adukan Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga ke PSSI Pusat

Wartalive.co.id, MEDAN - Lembaga Pemerhati Olahraga Nasional (LPON) menyampaikan laporan dan pengaduan resmi kepada Pengurus PSSI Pusat terkait pelaksanaan...

Artikel Menarik Lainnya