Monday, October 12, 2026

Keluhan Warga: Jalan Sembada Medan Tak Pernah Mulus, Hanya “Tambalan”

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi infrastruktur di Kota Medan kembali menjadi sorotan tajam warga. Kali ini, Jalan Sembada di Kecamatan Medan Selayang terpantau dipenuhi lubang yang membahayakan pengguna jalan. Meski merupakan akses yang cukup padat, perbaikan yang dilakukan pemerintah setempat dinilai tidak pernah menyentuh akar permasalahan karena hanya bersifat sementara.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (10/3), aspal di sepanjang jalan ini tampak tidak rata dengan banyaknya lubang dalam berbagai ukuran. Ironisnya, pemandangan yang mendominasi bukanlah aspal mulus yang baru, melainkan gundukan-gundukan aspal sisa tambal sulam yang justru membuat tekstur jalan menjadi bergelombang dan tidak nyaman dilalui kendaraan.

- Advertisement -

Sutris, salah seorang warga sekitar, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pola pemeliharaan jalan yang terkesan setengah hati. Menurutnya, sudah bertahun-tahun warga tidak merasakan pengaspalan secara menyeluruh di sepanjang jalur tersebut. Upaya perbaikan yang ada selama ini dianggap hanya sekadar “menutup luka” tanpa memberikan solusi jangka panjang. “Lubang-lubang di sini tidak pernah diaspal penuh satu jalan panjang gitu, hanya ditambal-tambal saja. Makanya banyak sekali bekas aspal tambalan di sekitar sini,” ujar Sutris saat ditemui di lokasi. Ia menambahkan bahwa tumpukan aspal lama yang tidak rapi sering kali justru menjadi pemicu kecelakaan bagi pengendara sepeda motor yang tidak waspada.

Baca Juga : Air Bersih Sulit Didapat, Warga Korban Banjir Garoga Bertahan di Hunian Sementara

Kondisi ini diperparah dengan buruknya sistem drainase di kawasan tersebut. Meski cuaca di Kota Medan belakangan ini cukup panas menyengat, genangan air masih terlihat menetap di dalam lubang-lubang jalan. Hal ini menunjukkan bahwa air tidak mengalir dengan baik ke saluran pembuangan, sehingga sisa hujan beberapa hari lalu pun masih tertampung di badan jalan.

Masalah tidak berhenti sampai di situ. Sutris menjelaskan bahwa setiap kali hujan lebat mengguyur, Jalan Sembada kerap berubah menjadi aliran sungai karena banjir. “Daerah sini setiap hujan lebat keseringan banjir juga, air tergenang di atas aspal. Kalau sudah banjir begitu, makin parahlah kondisi jalannya karena aspalnya terus-menerus terendam,” keluhnya.

Warga berharap Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum segera melakukan pengaspalan ulang secara total atau overlay, bukan lagi sekadar tambal sulam. Selain itu, normalisasi drainase menjadi tuntutan utama agar perbaikan jalan tidak sia-sia akibat tergerus banjir yang terus berulang setiap musim penghujan tiba. (Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya