Wartalive.co.id – Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan terus dipercepat. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan rumah tersebut rampung pada 20 April 2026, (27/3/2026)
Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.
“Pembangunan ini adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian tempat tinggal yang layak dan aman bagi masyarakat,” ujar Surya dalam keterangan resminya.
Baca Juga : Macet di Pasar Sigalangan : Ratusan Pemudik Terjebak Sepanjang 2KM
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya kecepatan pemerintah daerah dalam menyiapkan data penerima bantuan secara akurat. Ia menyebut metode pendataan by name by address menjadi kunci utama percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Kita mengapresiasi Bupati yang sangat cepat memberikan data sehingga bantuan segera tersampaikan. Ini kerja yang tidak ringan. Saya meminta daerah lain juga mencontoh kecepatan ini agar bantuan pemerintah tepat sasaran dan cepat diterima rakyat,” tegas Tito.
Selain itu, percepatan pembangunan hunian tetap juga didukung kolaborasi lintas sektor. Proyek ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Lihat Juga : Pesona Puncak Mata Air Aek Sijorni Desa Aek Libung Tapanuli Selatan
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menilai kerja sama tersebut menjadi kunci utama percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak.
“Ini kolaborasi luar biasa. Tanahnya dari PTP, listrik dari PLN, rumahnya dari Buddha Tzu Chi,” ujarnya.
Dengan sinergi berbagai pihak tersebut, pemerintah berharap pembangunan hunian tetap dapat segera selesai sehingga masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak. (Asrif)
Sumber: Times Sumut

