Sunday, October 11, 2026

Pengajian BKMT Sipirok Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam pinjaman berbunga tinggi yang justru dapat menambah beban ekonomi keluarga.

Pesan tersebut disampaikan Jafar saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) bulanan Kecamatan Sipirok di Kampung Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Selasa (8/9/2026).

- Advertisement -

Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Sipirok tersebut dihadiri Anggota DPRD Tapsel Muhammad Faisal Siregar, Camat Sipirok Sahruddin Perwira, alim ulama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, kepala desa, kepala sekolah serta jamaah BKMT.

Wakil Bupati menyampaikan, pengajian ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat kehidupan keagamaan, tetapi juga momentum mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: HUT Polwan ke-78, Kapolres Padangsidimpuan Tekankan Pengabdian dan Kepedulian

H. Jafar Syahbuddin Ritonga yang hadir menyampaikan bimbingan dan arahan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, memanfaatkan berbagai program pembiayaan yang disiapkan pemerintah.

Salah satunya KUR Berkah dengan bunga nol persen yang dinilai dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga pinjaman.

“ Kalau pinjam sejuta, dikembalikan sejuta. Artinya tidak ada bunganya. Tolong program ini dimanfaatkan, ” kata Jafar di hadapan jamaah BKMT.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Tapsel membantu masyarakat meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman dengan bunga tinggi yang berpotensi menimbulkan beban hutang.

Selain pembiayaan usaha, pemerintah juga mendorong sektor pertanian melalui KUR Berkah Jagung bunga Nol Persen.

Jafar menyebut jagung menjadi salah satu komoditas yang dinilai mampu memberikan hasil relatif cepat karena masa panennya sekitar empat bulan.

“ Untuk pertanian kami sekarang meluncurkan KUR Berkah Jagung bunga Nol Persen, karena komoditas jagung kami anggap cepat meningkatkan pendapatan petani, ” ujarnya.

Program serupa juga diarahkan untuk pengembangan komoditas kopi melalui KUR Berkah Kopi bunga Nol Persen, yang disertai pendampingan.

Jafar mengatakan Tapsel mendapat bantuan sekitar 500 ribu bibit kopi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu).

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperluas budidaya kopi sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

“ Harapan kami, masyarakat memanfaatkan kemudahan program yang sudah diberikan pemerintah. Jangan sampai masyarakat terus terjerat pinjaman yang membebani, ” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Jafar juga menyinggung keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Simarboru yang berada di wilayah Sipirok, Marancar dan Batangtoru.

Ia berharap pembangkit tersebut dapat segera beroperasi sesuai target dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tapsel.

Lihat Juga: Kabut Asap, BPBD Padangsidimpuan Sisir Enam Titik

Dengan kapasitas sekitar 510 megawatt, PLTA Simarboru dinilai berpotensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

“ Kami berharap PLTA ini cepat beroperasi supaya memberikan kontribusi untuk Pemkab Tapanuli Selatan. Kita tidak bisa hanya berharap pada sektor pertambangan, ” katanya.

Meski demikian, Jafar menekankan agar keberadaan proyek strategis tersebut juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan.

Ia berharap pihak pengelola PLTA ikut mendorong pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk melalui budidaya kopi dan berbagai potensi usaha lokal.

“ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel akan mendukung keberadaan PLTA, tetapi kami juga berharap masyarakat dibantu melalui program pemberdayaan. Kita harus sama-sama membangun, ” ujarnya.

Selain persoalan ekonomi, Jafar juga menyampaikan rencana Pemkab Tapsel menggagas Peraturan Daerah (Perda) Maghrib Mengaji.

Program tersebut diarahkan agar anak-anak dan generasi muda memanfaatkan waktu antara salat Maghrib dan Isya untuk mengaji serta mengikuti pembinaan keagamaan.

“ Kami sedang memikirkan bagaimana membuat Perda Maghrib Mengaji. Setelah Maghrib sampai Isya, anak-anak diarahkan untuk mengaji. Kami akan berkoordinasi dengan MUI dan pihak terkait, ” katanya.

Jafar berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) dapat menjadi salah satu leading sector dalam pelaksanaan program tersebut, termasuk membantu penyediaan guru mengaji di masjid-masjid.

” Kami harap dukungan DPRD Tapsel agar gagasan tersebut dapat dibahas dan diwujudkan menjadi kebijakan daerah, ” ungkapnya.

Wakil Bupati pun mengajak masyarakat terus memberikan dukungan dan doa kepada Pemkab Tapsel agar mampu menjalankan amanah serta mewujudkan Tapsel yang bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat.

” Melalui kegiatan itu, pemerintah berharap penguatan kehidupan keagamaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, ” ungkapnya

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Sipirok, Idam Huri Siregar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati beserta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat dalam pengajian akbar tersebut.

Idam Huri juga mengungkapkan bahwa dirinya kembali dipercaya memimpin MUI Kecamatan Sipirok untuk periode 2026 – 2031.
Keputusan itu dihasilkan melalui Musyawarah Kecamatan MUI Sipirok yang berlangsung Jumat (4/9/2026) di Aula Kantor Camat Sipirok.

Dalam musyawarah tersebut, Idam Huri kembali ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua MUI Kecamatan Sipirok.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan bersama para ulama, tokoh agama, pemerintah kecamatan dan seluruh masyarakat.

Idam Huri juga mengapresiasi kontribusi PT North Sumatra Hydro Energy (NSHE) dalam mendukung kegiatan keagamaan di Kecamatan Sipirok.

” Sejak Januari 2026, PT NSHE telah bekerja sama dengan MUI Kecamatan Sipirok dalam berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pembinaan imam dan kegiatan keislaman di lingkungan perusahaan, ” katanya.

Pengajian akbar kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Al Ustaz Jefri Harahap, yang dalam tausiyahnya, Jefri mengajak jamaah menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah atau teladan terbaik dalam kehidupan.

Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah, khususnya sifat siddiq, yakni senantiasa berkata dan berbuat benar.

” Pengajian tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan rutin, tetapi harus menjadi sarana memperbaiki akhlak, memperkuat keimanan dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, ” ucap Ustaz Jefri Harahap.(Wan)


Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya