Tuesday, October 13, 2026

Peringatan Nuzulul Quran di Aceh, Ribuan Guru PAI Ikuti GEMMA

Baca Juga

Wartalive.co.id – Ribuan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Aceh berpartisipasi dalam Gerakan Menulis Mushaf Al-Quran (GEMMA).

Program ini merupakan bagian dari Program Tuntas Baca Tulis Al-Quran (TBTQ) yang diselenggarakan secara luring di aula Kanwil Kemenag Aceh serta daring melalui Zoom dan diikuti oleh lebih dari 1.200 Guru PAI dari seluruh Aceh, Senin (17/3/2025).

- Advertisement -

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, H.Azhari menjelaskan bahwa gerakan ini bertujuan untuk mensyiarkan Al-Qur’an, khususnya dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1446 H.

Baca Juga : Pemko Binjai Lepas Tim Safari Ramadhan, Wadah Aspirasi Masyarakat

“Menulis mushaf Al-Qur’an memerlukan kesabaran, namun kini prosesnya lebih mudah karena telah tersedia berbagai alat dan media yang mendukung,” ujar Azhari.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa GEMMA akan melengkapi berbagai program yang telah dijalankan oleh Kanwil Kemenag Aceh, seperti Gerakan Tuntas Tulis Baca (GETBA) Al-Quran dan Gerakan Lima Belas Menit (LIMIT) Mengaji sebelum pelajaran pertama di sekolah dan madrasah.

Program ini diharapkan semakin memperkuat budaya literasi Al-Quran di kalangan guru dan peserta didik.

Sementara itu, Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Aceh, H. Khairul Azharb menjelaskan bahwa secara harfiah, GEMMA memiliki makna ganda, yakni sebagai sebuah gerakan serta sesuatu yang sangat berharga, layaknya permata.

“Gerakan ini mengisyaratkan pada konsep ‘allama bil qalam’, yaitu perintah membaca dan menulis dengan pena. Ini bukan sekadar program, tetapi juga pengalaman religius yang bermakna bagi para guru,” ungkapnya.

Menurut Khairul, GEMMA juga sejalan dengan berbagai regulasi Kementerian Agama dan program Protas atau Asta Cita Menag, khususnya dalam percepatan terwujudnya pendidikan unggul.

“Harapan kami, semua Guru PAI memiliki mushaf hasil tulisan tangan mereka sendiri. Jika memungkinkan, guru yang telah menyelesaikan satu mushaf dapat menulis lagi hingga khatam 30 juz,” pungkasnya.

Lihat Juga : Wali Kota Batam Buka Forum RPJMD 2025-2029, Harapkan Partisipasi Semua Elemen Masyarakat

Di sisi lain, Safri Ali dari pihak Yayasan Yasinamal Indonesia yang telah banyak membimbing penulisan mushaf di berbagai daerah, turut menyampaikan apresiasi terhadap GEMMA.

Ia menilai program ini memiliki potensi untuk masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). “Ini perdana di Indonesia,” ujar Safri.

Sumber : Pemprov Aceh

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya