Tuesday, October 13, 2026

Usai Ramadan, Aktivitas Pedagang di Simpang Mitra Sejati Normal Kembali

Baca Juga

Wartalive.co.id –Suasana di kawasan Simpang Mitra Sejati, Medan, kini kembali menunjukkan aktivitas yang padat dan penuh warna. Setelah sempat mengalami masa tenang selama bulan Ramadan, para pedagang kaki lima kini kembali memenuhi sisi jalan untuk menjajakan berbagai dagangan mereka. Pemandangan ini menandai kembalinya rutinitas ekonomi lokal yang menjadi ciri khas persimpangan strategis tersebut.

Selama bulan puasa lalu, pemandangan di lokasi ini memang tampak berbeda drastis dibandingkan hari-hari biasanya. Tidak ada deretan gerobak pedagang yang menghiasi trotoar saat matahari masih berada di ufuk timur. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepatuhan dan penghormatan terhadap masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, sehingga aktivitas jual beli makanan di pagi hari ditiadakan sepenuhnya.

- Advertisement -

Yanti, salah satu pedagang setia di Simpang Mitra Sejati, mengungkapkan bahwa keputusan untuk tidak berjualan di pagi hari selama Ramadan adalah kesepakatan bersama. Ia menjelaskan bahwa pada bulan-bulan biasa, mereka sudah mulai bersiap sejak pagi untuk melayani pelanggan. Namun, demi menjaga toleransi, mereka memilih untuk meliburkan diri sementara waktu atau baru mulai membuka lapak menjelang waktu berbuka.

Baca Juga : Hujan Deras Picu Daya Beli Turun, Pasar Tambangan Sepi

“Pas bulan puasa, paginya tidak ada jualan di sini, untuk menghormati orang yang puasa. Karena kami di sini memang dari pagi jualannya kalau bulan biasa. Tapi bulan puasa kemarin libur dulu saat paginya,” ujar Yanti saat ditemui di sela-sela kesibukannya melayani pembeli.

Kembalinya para pedagang ini tentu menjadi kabar baik bagi para pekerja lapangan, terutama para pengemudi ojek online. Simpang Mitra Sejati dikenal sebagai titik kumpul favorit bagi para mitra ojol karena lokasinya yang strategis dan nyaman. Kehadiran para pedagang makanan dan minuman ringan menjadi pelengkap bagi mereka yang harus beraktivitas di bawah teriknya matahari Medan.

Rio, seorang pengemudi ojek online yang kerap mangkal di kawasan tersebut, mengakui bahwa suasana sepi selama Ramadan cukup terasa dampaknya bagi para pengemudi. Menurutnya, keberadaan pedagang tidak hanya sekadar tempat mencari nafkah bagi penjual, tetapi juga penyedia kebutuhan bagi para pengemudi yang sedang menunggu orderan masuk di titik yang teduh tersebut.

Lihat Juga : Simpang Asisi Kota Medan Macet, Parkir Liar Kuasai Badan Jalan

“Saat bulan puasa kemarin, tidak ada jualan pagi-pagi di sini. Soalnya gojek-gojek banyak yang nunggu orderan di sini, karena tempatnya adem, di bawah pohon, dan tidak mengganggu orang melintas juga. Pengemudi ojek juga seringlah beli jajanan di sini sambil menunggu orderan masuk,” ungkap Rio memberikan pendapatnya mengenai kembalinya keramaian pasar tersebut.

Kini, dengan berakhirnya masa libur pagi para pedagang, denyut nadi ekonomi di Simpang Mitra Sejati telah kembali normal. Keramaian ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan tertib, mengingat pentingnya area tersebut bagi mobilitas warga Medan dan keberlangsungan ekonomi kecil yang bergantung pada kerumunan massa di persimpangan jalan.(febrian)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya