Sunday, October 11, 2026

Warga Keluhkan Parkir Liar Penyebab Macet di Simpang Pemda

Baca Juga

Wartalive.co.id — Kemacetan arus lalu lintas di kawasan Simpang Pemda kian hari kian meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Pada Selasa (9/6) siang, antrean kendaraan tampak mengular cukup panjang dari berbagai arah. Berdasarkan pantauan di lokasi, biang kerok dari tersendatnya arus lalu lintas ini dipicu oleh banyaknya mobil pribadi yang nekat parkir sembarangan di pinggir jalan utama.

Keberadaan kendaraan roda empat yang memakan sebagian badan jalan tersebut otomatis mempersempit ruang gerak kendaraan lain yang ingin melintas. Akibatnya, laju kendaraan melambat drastis dan memicu penumpukan volume kendaraan yang signifikan, terutama pada jam-jam sibuk. Kondisi ini pun menuai protes keras dari para pengguna jalan yang setiap hari terpaksa menghabiskan waktu di tengah kemacetan.

- Advertisement -

Salah satu yang merasakan dampak langsung dari semrawutnya parkir liar ini adalah Arya, seorang driver ojek online (ojol) yang sehari-hari mangkal menanti penumpang di sekitar kawasan tersebut. Ia merasa ruang gerak para pengendara, khususnya roda dua, menjadi sangat terbatas akibat keegoisan para pemilik mobil.

Baca Juga : Kantah Padangsidimpuan Tambah Tiga PNS Baru

“Orang yang parkir dipinggir gini mengganggu lah pastinya. Aturannya kreta kan bisa jalan terus dari kiri, karena ada mobil itu kehalang lah,” ujar Arya dengan nada kecewa saat ditemui di lokasi, Selasa (9/6).

Menurut Arya, jika jalur kiri bebas dari parkir liar, kendaraan roda dua atau yang ingin berbelok bisa terus melaju tanpa harus ikut mengantre di jalur tengah. Sayangnya, akibat terhalang mobil yang parkir, penyempitan jalan pun tidak terhindarkan dan membuat lalu lintas terkunci.

Keluhan serupa juga datang dari warga setempat yang menyaksikan kesemrawutan ini terjadi hampir setiap hari tanpa ada tindakan tegas. Hidayat, salah seorang masyarakat sekitar, mengungkapkan kekesalannya terhadap tabiat para pemilik mobil yang enggan memanfaatkan fasilitas parkir yang sebenarnya sudah tersedia di area pasar (pajak).

“Tiap hari pasti ada aja yang parkir disini. Kalaupun yang parkir itu ke pajak di sebrang, kan sudah ada tempat parkir disediakan di dalam. Atau gak di naikkannya lah mobilnya ke atas. Kebiasaan kali parkir di jalan gitu. Ini posisi siang panas, kalau ada orang yang emosi dipecahkannya kaca mobil itu, yang punya mobil marah-marah. Udah pernah kejadian soalnya,” ungkap Hidayat.

Lihat Juga : Ketua TP PKK Asahan Monitoring Kesiapan Lomba HKG PKK Pulau Rakyat dan Rahuning

Hidayat menambahkan, kombinasi antara cuaca siang yang terik dan kemacetan parah sering kali menyulut emosi para pengguna jalan yang melintas. Ia memperingatkan bahwa tindakan abai hukum dari pemilik mobil ini tidak jarang berujung pada gesekan fisik maupun aksi perusakan karena saking kesalnya warga di lapangan.

Masyarakat dan para pengguna jalan di Simpang Pemda kini sangat berharap adanya tindakan nyata dari pihak Dinas Perhubungan (Dishub) maupun kepolisian lalu lintas setempat. Warga mendesak agar petugas segera turun ke lokasi untuk menertibkan, menggembok, atau menderek mobil-mobil yang masih nekat parkir di bahu jalan demi mengembalikan fungsi jalan yang lancar dan aman.(febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya