Wartalive.co.id – Ratusan umat Buddha dari Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah mengikuti ibadah kebaktian perayaan Imlek 2577 Kongzili 2026 di Vihara Avalokitesvara Sibolga, Jalan S. Parman, Rabu (17/2/2026).
Perayaan berlangsung khidmat dengan doa dan refleksi menyambut tahun baru.
Ibadah dipimpin Romo Pandhita Surya Viyano Satino dan dihadiri Ketua Majelis Budhayana Indonesia (MBI) Kota Sibolga, Margono. Dalam pesannya, Romo Pandhita Surya mengajak umat Buddha mendoakan keselamatan alam dan daerah, mengingat bencana alam yang terjadi berulang kali akhir-akhir ini.
Baca Juga : Pembersihan Material Longsor, Jalur Sibolga–Tarutung Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan. “Kerusakan alam tak terlepas dari perilaku manusia, sehingga kepedulian terhadap hutan dan makhluk hidup harus terus ditanamkan,” ujarnya.
“Perayaan Imlek menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali cinta kasih kepada alam semesta dan sesama makhluk hidup, agar kehidupan berjalan selaras dan damai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MBI Kota Sibolga, Margono, mengimbau umat Buddha merayakan Imlek shio Kuda 2026 dengan penuh kesederhanaan dan kebijaksanaan. Ia mengingatkan bahwa sebagian masyarakat di Tapanuli masih menghadapi kesulitan akibat banjir dan tanah longsor.
Lihat Juga : Perketat Keamanan Jelang Imlek dan Ramadhan, Polres Padangsidimpuan Gelar Patroli Skala Besar
“Rayakan Imlek dengan khidmat, sederhana, dan penuh empati. Jangan berlebihan, karena masih banyak saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Margono juga menyampaikan dukungan moril kepada korban bencana agar tetap kuat dan tidak kehilangan semangat. Ia menyebut shio Kuda sebagai simbol energi dan keberanian untuk bangkit menghadapi tantangan.
“Semangat shio Kuda mengajarkan kita untuk terus melangkah maju dan bangkit bersama menyongsong tahun yang lebih baik,” tutupnya. (SW)
Sumber: Mistar

