Wednesday, October 14, 2026

Kampung Spiritual dan Ritualisme Batak

Baca Juga

Humbang Hasundutan-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penggalian awal di Piramida Toba. Setelah penggalian singkat itu, pada 28 Juni 2024, mereka membuat presentasi hasil temuan awal di Kantor Bupati Humbang Hasundutan

Dalam penggalian itu, melalui scanning elektrik, BRIN menduga keras bahwa ada banyak liang atau gua di bawah Piramida Toba. Tentu saja liang itu belum diketahui buatan manusia atau alami. Juga belum diketahui, apakah liang itu pernah digunakan manusia. Yang pasti, mereka berhipotesis, usia batu di Piramida Toba itu sudah ribuan tahun, bahkan sebelum Masehi. Andai saja hipotesis itu benar, maka kita agaknya perlu mencari silsilah Batak yang lebih sah. Soalnya, dalam hitungan silsilah, Batak masih belia.

- Advertisement -

Terkait dengan liang itu, ditumbuhi pohon yang rindang. Hampir tidak kelihatan bahwa ada liang atau gua di sana. Faktanya, ada banyak gua. Perlu diketahui, ada semacam mitos di Bakara tentang adanya lubang yang menghubungkan antara Bakara (Humbahas) ke Tarutung (Taput). Ada juga yang mengatakan ada lubang yang menghubungkan antara Bakara dan Pakkat, Parlilitan, Tarabintang (Papatar).

Baca Juga : Per 1 Juli, Tiket KA ke Bandara Kualanamu Turun

Seperti di Saribu Gua, di sana ada batu-batu alami yang bisa saja dimanfaatkan leluhur. Katakan, misalnya, Batu Tambar di sana. Batu besar itu mempunyai lubang layaknya lesung. Batu itu halus. Jadi, sangat besar kemungkinan digunakan untuk ritual. Misalnya, ritual tentang Sibiangsa. Apalagi tepat di bawahnya, ada tempat pertapaan. Di bawahnya lagi ada gua. Kalau orang spritualis bisa berasumsi, bisa saja Saribu Gua adalah semacam kampung spiritual yang masih tertutup. Namun, pelan-pelan, pintu itu semakin terbuka

Pintu yang terbuka itu menyingkapkan banyak rahasia. Saling berhubungan barangkali dan saling menyambung. Tetapi, itu masih dari kacamata spritual. Setidaknya, begitu beberapa tetua berkata. Namun, semua akan sah ketika kalimat penelitian mulai berbunyi.(HH)

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

Sebanyak 186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa.

wartalive.co.id, Musi Rawas - Sebanyak 186 kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas mengikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan...

Artikel Menarik Lainnya