Tuesday, October 13, 2026

Kondisi Warga Karang Baru Masih Memprihatinkan Pascabanjir Bandang

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pascabanjir bandang, kondisi warga di Karang Baru, Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, masih memprihatinkan. Sejumlah wilayah dilaporkan belum dialiri listrik dan permukiman warga masih tertutup lumpur tebal yang menyulitkan proses pembersihan rumah, Senin (15/12/2025)

Kondisi warga di Karang Baru, Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, pascabanjir bandang hingga kini masih memprihatinkan. Sejumlah wilayah dilaporkan belum dialiri listrik, sementara lumpur tebal masih menutupi permukiman warga sehingga menyulitkan proses pembersihan rumah.

- Advertisement -

Seorang relawan yang terjun langsung ke lapangan, Ica, melaporkan bahwa hingga saat ini lampu listrik di kawasan tersebut belum menyala. Selain itu, sisa lumpur banjir masih sangat banyak dengan kedalaman yang cukup parah. “Di sini masih banyak lumpur, dan lumpurnya dalam. Rumah-rumah sangat sulit untuk dibersihkan karena kondisi tanah dan sisa material banjir,” ujarnya saat melaporkan kondisi lapangan.

Baca Juga : Perbaikan Jalan Terkendala Longsor, PDAM Tirtanadi Pindahkan Pipa Air

Meski pasokan air bersih mulai tersedia, namun jumlahnya masih sangat terbatas. Air tersebut hanya bisa digunakan untuk kebutuhan dasar seperti minum dan memasak, sementara untuk keperluan lain warga masih mengalami kesulitan. “Air bersih sudah ada, tapi masih terbatas. Hanya cukup untuk minum dan memasak,” lanjutnya.

Banjir bandang yang melanda kawasan ini disebut memiliki arus yang sangat deras. Akibatnya, sejumlah rumah warga dilaporkan hanyut terbawa banjir. Perbedaan jenis dan kualitas bahan bangunan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi ketahanan rumah saat diterjang banjir. “Beberapa rumah hanyut karena arus banjir bandang sangat deras. Ketahanan rumah juga berbeda-beda tergantung bahan bangunannya,” jelasnya.

Selain kerusakan fisik, kondisi kesehatan warga juga menjadi perhatian serius. Saat ini telah didirikan posko layanan kesehatan untuk melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, seperti batuk dan gatal-gatal. Hal tersebut dipicu oleh kondisi lingkungan yang masih dipenuhi lumpur, debu, serta air yang belum layak digunakan. “Banyak warga yang batuk dan gatal. Lingkungan sangat berdebu, air juga masih tidak layak. Kondisinya benar-benar memprihatinkan,” ungkap relawan tersebut.

Warga berharap adanya bantuan lanjutan dari pemerintah dan pihak terkait, baik berupa alat berat untuk pembersihan lumpur, tambahan pasokan air bersih, pemulihan listrik, maupun bantuan kesehatan dan logistik untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir bandang.(Sry)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya