Wednesday, October 14, 2026

Lapor ke PPA Sumut, Korlap Konstatering Lahan Al Washliyah Prihatin Dihadapkan dengan Anak-anak

Baca Juga

wartalive.co.id – Koordinator Lapangan (Korlap) untuk pembacaan konstatering di lahan PB Al Washliyah yang terletak di Jalan Serbaguna, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Tunggul CE Butar-butar melaporkan kejadian yang mengkhawatirkan saat menjalankan tugas mereka.

Laporan disampaikannya langsung kepada UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pemprov Sumatera Utara, Rabu (28/8).

- Advertisement -

Dilaporkannya bahwa dalam pelaksanaan konstatering yang didampingi oleh aparatur terkait, termasuk Kepolisian, TNI, Satpol PP, Pengadilan Negeri Lubukpakam, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), upaya untuk membacakan keputusan Pengadilan Negeri terkait status tanah tersebut mengalami kendala serius.

Kelompok masyarakat yang mengaku mendiami lahan setempat melakukan aksi penghalangan dengan cara membakar ban sebagai bentuk protes.

Baca Juga : Riau dan DKI Jakarta Berbagi Emas Perdana di Cabor Senam PON XXI

Lebih mengkhawatirkan, kelompok tersebut diketahui menggunakan anak-anak sekolah dasar (SD) sebagai tameng manusia dalam upaya mereka menghalangi proses hukum yang sedang berlangsung.

Anak-anak tersebut ditempatkan di posisi terdepan, sangat dekat dengan ban yang dibakar, sehingga menimbulkan risiko besar terhadap keselamatan mereka.

Korlap menyampaikan keprihatinannya atas tindakan penggunaan anak-anak dalam aksi tersebut, yang dinilai tidak hanya menyalahi hukum, tetapi juga membahayakan nyawa mereka.

“Kami sangat keberatan atas penggunaan anak-anak dalam situasi ini, terutama karena mereka ditempatkan dalam posisi yang berbahaya dan rentan terhadap risiko fisik,” ungkapnya.

Lihat Juga : Ribuan Pendukung Antarkan Pasangan PENTAS Mendaftar ke Kantor KPU Kota Sibolga

Saat ini, laporan resmi telah diajukan ke UPTD PPA Pdmprov Sumut untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sehubungan perlindungan anak dalam kejadian tersebut.

Kejadian ini menambah urgensi perlunya perlindungan anak yang lebih kuat dalam situasi sengketa hukum, terutama agar anak-anak tidak dijadikan alat dalam konflik yang melibatkan orang dewasa.(IS)\

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

Syamsul Lubis Ajak Sekolah Budayakan Siaga Bencana, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan pendidikan perlu dibangun secara sistematis dan berkelanjutan. Sekolah tidak cukup hanya menjadi...

Artikel Menarik Lainnya