Wartalive.co.id — Sejumlah orang tua siswa bersama anak-anak mereka memadati Kantor Bank BRI Lampu Merah, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (6/2/2026) pagi, untuk mengambil kartu ATM Program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean sudah terbentuk sejak pagi hari, bahkan sebelum bank resmi membuka layanan. Banyak orang tua datang lebih awal untuk memastikan mendapatkan nomor antrean.
Salah seorang orang tua siswa mengatakan dana KIP anaknya sebenarnya telah cair sejak beberapa bulan lalu, namun kartu ATM baru dapat diambil saat ini.
Baca Juga : Satpol PP dan Dinsos Medan Amankan ODGJ yang Meresahkan Warga di Jalan S. Parman
“Dananya sudah cair sejak beberapa bulan yang lalu, tetapi kartunya belum diberikan. Baru sekarang ini bisa diurus, makanya kami datang sejak pukul 07.30 WIB sebelum bank buka supaya mendapat antrean lebih cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedatangan lebih awal dilakukan agar proses pengambilan kartu berjalan lebih lancar, mengingat banyaknya orang tua siswa yang datang dengan keperluan serupa.
Sementara itu, petugas keamanan BRI, Dzaki, menjelaskan bahwa pada Jumat ini pelayanan pagi hari diprioritaskan untuk pengambilan kartu ATM KIP bagi siswa. Adapun pengurusan kartu ATM BRI yang bermasalah baru dapat dilayani setelah pelaksanaan salat Jumat atau pada siang hari.
Lihat Juga : Sambut Ramadan, Pemkab Madina Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar di Masjid Agung
“Untuk hari ini, pengurusan ATM atau kartu BRI yang bermasalah baru bisa dilayani setelah salat Jumat. Pagi ini antrean cukup padat karena banyak siswa SD yang datang untuk pengambilan kartu KIP,” katanya.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan datang pada hari yang sama, namun harus mengikuti antrean sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kalau mau datang pagi juga bisa, tapi tetap harus mengantre,” tambahnya.
Pihak BRI mengimbau seluruh orang tua siswa dan masyarakat agar tetap tertib serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keamanan pelayanan pengambilan kartu ATM KIP. (SW)

