Wartalive.co.id – Perayaan Paskah Oikumene 2026 di Kabupaten Tapanuli Tengah berlangsung khidmat dan penuh makna di Gedung Serbaguna Pandan, (23/4/2026).
Ribuan umat Kristiani tampak memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian ibadah. Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan sejumlah unsur Forkopimda, dengan mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”.
Sebelum ibadah, umat terlebih dahulu mengikuti prosesi jalan salib dari Alun-alun Kota Pandan menuju Gedung Serbaguna. Prosesi berlangsung tertib dan menjadi simbol refleksi iman sekaligus penguatan spiritual masyarakat.
Baca Juga : Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan 4,45 Kg Ganja di Tano Bato
Ibadah dipimpin Uskup Keuskupan Sibolga, Fransiskus Sinaga. Dalam khotbahnya, ia menyoroti kondisi masyarakat Tapanuli Tengah pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada November 2025.
Ia menyebut, bencana tersebut telah menimbulkan dampak besar, baik kerugian material maupun korban jiwa, serta menyisakan trauma di tengah masyarakat.
“Situasi ini tidak mudah. Ada rasa takut, cemas, bahkan putus asa. Namun Paskah mengajarkan kita untuk bangkit dari keterpurukan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam saling menyalahkan, melainkan memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa sulit.
Lihat Juga : Pelarian Berakhir di Panti Rehab, Maling Motor Batangtoru Dibekuk Polisi
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Perayaan Paskah Oikumene ini diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan mempercepat pemulihan kehidupan sosial masyarakat di Tapanuli Tengah.(Sry)

