Wartalve.co.id – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyalurkan bantuan 58 paket sembako kepada petani terdampak sedimentasi di Desa Sayurmatua, Kecamatan Naga Juang, (4/5/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, kepada 58 kepala keluarga (KK) yang selama ini mengelola lahan pertanian sekitar 17 hektare.
Lahan tersebut diketahui tertimbun pasir dan lumpur akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025, sehingga tidak bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam.
“Atas nama pemerintah daerah, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada para petani sambil menunggu proses perbaikan lahan,” ujar Atika.
Ia mengungkapkan, keterlambatan penanganan terjadi karena tingkat kerusakan di Mandailing Natal dinilai tidak separah daerah lain di Sumatera Utara, Sumatera Barat, maupun Aceh.
Meski begitu, Pemkab Madina memastikan langkah penanganan segera dilakukan. Alat berat dijadwalkan mulai beroperasi di lokasi pada Selasa guna mempercepat proses rehabilitasi lahan.
Baca Juga : Dua Warga Madina Ditangkap, Polisi Gagalkan Penyelundupan Kulit Macan Dahan
“Kita harapkan pengerjaan berjalan optimal agar para petani bisa segera kembali mengolah lahan mereka,” katanya.
Camat Naga Juang, Rahmad Rizky Pulungan, menyebut luas lahan terdampak di Desa Sayurmatua mencapai sekitar 17 hektare yang digarap oleh 58 KK.
Sementara itu, tokoh masyarakat Baginda Pasaribu mengapresiasi perhatian pemerintah daerah. Ia berharap proses rehabilitasi berjalan sesuai rencana sehingga aktivitas pertanian warga dapat kembali normal.
Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar petani selama masa pemulihan lahan berlangsung.(Sry)
Sumber : Fb Pemkab Madina

