Wartalive.co.id – Polrestabes Medan di bawah komando Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., kini semakin gencar melakukan pengawasan di titik-titik rawan kemacetan. Salah satu fokus utama penjagaan berada di kawasan Bundaran Sinar Indonesia Baru (SIB), yang dulunya dikenal sebagai Bundaran Majestik,, dimana bundaran ini dikenal sebagai urat nadi transportasi dengan volume kendaraan yang sangat padat di Kota Medan.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan strong point, sebuah upaya nyata kepolisian untuk hadir langsung di tengah ruang publik. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan jaminan rasa aman serta kenyamanan bagi setiap pengguna jalan yang melintas di area tersebut.
Penempatan personel difokuskan pada jam-jam sibuk, di mana aktivitas masyarakat mencapai puncaknya. Dengan kesiapsiagaan tinggi, petugas menjalankan peran vital dalam mengatur ritme arus lalu lintas agar mobilitas warga tetap berjalan dinamis tanpa hambatan yang berarti.
Baca Juga : Modifikasi Lampu Rem Tak Standar Resahkan Warga Medan
Selain mengatur laju kendaraan, tim di lapangan juga memiliki tanggung jawab sosial dengan membantu warga yang hendak menyeberang jalan. Tindakan preventif ini dilakukan untuk mengurai simpul kemacetan sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan bagi para pejalan kaki di area Bundaran SIB.
Petugas yang bersiaga juga berfungsi sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan pemantauan secara langsung, situasi di sekitar lokasi dapat terpantau dengan baik, menciptakan suasana kota yang kondusif bagi semua pihak.
Dalam pelaksanaannya, Polrestabes Medan senantiasa mengedepankan nilai-nilai profesionalisme yang dibalut dengan pendekatan humanis dan responsif. Komitmen ini menjadi landasan utama bagi kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah hukum mereka.
Lihat Juga : Semester Baru, Aktivitas Belajar di Padangsidimpuan Kondusif
Sebagai penutup, masyarakat diimbau untuk selalu menanamkan budaya tertib berlalu lintas dan mematuhi instruksi petugas di lapangan. Sinergi antara kepolisian dan kesadaran warga diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang tidak hanya lancar, tetapi juga aman bagi keselamatan bersama.
Sumber: Instagram Polrestabesmedan

