Tuesday, October 13, 2026

Siswa SD Aek Bilah Memukau di Pembukaan MTQ Ke 58 Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Penampilan 100 siswa Sekolah Dasar (SD) dari Kecamatan Aek Bilah sukses memukau ribuan penonton pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-58 tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), yang digelar di Lapangan Sarasi, Desa Biru, Kecamatan Aek Bilah, Kamis (21/5/2026) malam.

Atraksi tarian bernuansa islami yang diiringi musik qasidah tersebut menjadi salah satu penampilan paling menarik dalam pembukaan MTQ yang tahun ini mengusung tema “MTQ ke-58 sebagai Momentum Tapsel Bangkit Menuju Generasi Qur’ani yang Unggul dan Berkarakter”.

- Advertisement -

Seratus siswa SD yang berasal dari empat sekolah di desa terpencil Kecamatan Aek Bilah tampil penuh percaya diri di hadapan para pejabat dan masyarakat. Penampilan mereka bahkan dinilai tidak kalah dengan anak-anak dari wilayah perkotaan.

Baca Juga : Polres Tapsel Tegaskan Perang terhadap Penyalahgunaan Solar Subsidi

Hadir menyaksikan atraksi siswa SD di kegiatan itu, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Sekda Tapsel H. Sofyan Adil Siregar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para Camat se-Tapsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi, pimpinan perusahaan, pimpinan Bank Sumut, Kepala Desa hingga ribuan warga yang memadati arena MTQ.

Tepuk tangan dan aplaus berulang kali terdengar dari para tamu undangan dan masyarakat yang terpukau menyaksikan penampilan para siswa, dibawah binaan Dinas Pendidikan Tapsel yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Efrida Yanthi Pakpahan, bersama Sekretaris Julfan Hamidi.

Suasana semakin meriah hingga larut malam dan para penonton tampak enggan meninggalkan lokasi acara yang diakhiri dengan penyalaan kembang api yang ditembakkan ke udara Aek Bilah.

Usai kegiatan, Efrida Yanthi Pakpahan menjelaskan, 100 siswa yang tampil berasal dari empat sekolah dengan jumlah masing-masing 25 siswa per sekolah.

“ Mereka menjalani pelatihan selama 13 hari sebelum pembukaan MTQ. Anak-anak dilatih oleh dua instruktur yang didatangkan dari Sipirok dan Angkola Selatan, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama proses pelatihan para instruktur disiapkan tempat tinggal di desa karena jauhnya jarak tempuh menuju Aek Bilah.

Perjalanan dari daerah asal pelatih menuju lokasi memakan waktu sekitar lima hingga enam jam akibat kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui kendaraan.

“ Segala pembiayaan seperti transportasi dan makan para instruktur serta pelatih kami persiapkan agar acara sukses, ” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga menyiapkan kebutuhan transportasi dan konsumsi bagi para siswa selama 15 hari, mulai dari masa latihan hingga pelaksanaan pembukaan dan penutupan MTQ.

Menurutnya, anak-anak dari desa-desa di Kecamatan Aek Bilah, termasuk dari Desa Tolang, dijemput menggunakan bus umum yang telah disiapkan khusus.

Biaya transportasi dan konsumsi siswa diperkirakan mencapai Rp650 ribu hingga Rp1 juta per hari, belum termasuk biaya pakaian para siswa saat penampilan.

“ Alhamdulillah acara berlangsung sukses. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tapsel, khususnya Bapak Bupati H. Gus Irawan Pasaribu dan jajaran, para kepala sekolah, guru, instruktur, pelatih, serta orang tua siswa yang telah berkontribusi besar terhadap kesuksesan acara ini, ” pungkasnya.

Efrida Yanthi Pakpahan, menegaskan keterlibatan siswa SD dari wilayah terpencil Kecamatan Aek Bilah pada pembukaan MTQ ke-58 menjadi bukti bahwa anak-anak desa memiliki potensi dan bakat yang luar biasa apabila diberikan kesempatan dan pembinaan yang baik.

“ Meski berasal dari desa terpencil dengan keterbatasan akses dan sarana, anak-anak kita mampu tampil percaya diri dan memukau ribuan masyarakat yang hadir. Ini menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Tapsel, ” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Tapsel, para kepala sekolah, guru, pelatih, serta orang tua siswa yang turut mendukung suksesnya penampilan tersebut.

“ Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius dan karakter Islami sejak dini,” tambahnya.

Salah seorang warga yang hadir menyaksikan pembukaan MTQ, Marito Ritonga mengaku bangga melihat penampilan para siswa SD dari Kecamatan Aek Bilah yang tampil penuh semangat dan percaya diri.

Lihat Juga : Kotak Rokok Berisi Sabu Antar AAH ke Tangan Polisi

“ Penampilan anak-anak tadi sangat luar biasa. Kami tidak menyangka siswa dari desa terpencil bisa tampil sekompak dan sebagus itu. Tarian dan musik qasidahnya benar-benar menghibur, ” ujarnya.

Ia menilai, atraksi tersebut menunjukkan bahwa anak-anak di pelosok Tapsel memiliki potensi besar apabila mendapat perhatian dan pembinaan yang serius dari pemerintah dan sekolah.

“ Kami bangga karena anak-anak Aek Bilah mampu tampil di hadapan pejabat dan ribuan masyarakat tanpa rasa minder.q Semoga ke depan kegiatan seperti ini terus dilakukan agar bakat anak-anak bisa berkembang, ” katanya.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya