Tuesday, October 13, 2026

94 Persen Jalan Aceh Fungsional, Satgas PRR Pacu Pemulihan Pascabencana

Baca Juga

Wartalive.co.id – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR)
Pascabencana Sumatera terus mendorong percepatan pemulihan konektivitas
di Aceh. Salah satu fokus penanganan berada pada jalur yang
menghubungkan kawasan Lokop, Kabupaten Aceh Timur, dengan Kabupaten Gayo
Lues, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Perbaikan jalan dan jembatan di jalur tersebut terus dikebut agar
mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, akses pelayanan
publik, dan kegiatan ekonomi dapat kembali berjalan secara normal.
Sejumlah segmen jalan yang sempat kembali rusak akibat banjir susulan
kini telah dapat dilalui kendaraan roda empat.

- Advertisement -

Progres lapangan tersebut sejalan dengan pemulihan infrastruktur jalan
di seluruh Aceh. Berdasarkan laporan harian Posko Nasional Satgas PRR
per 26 Juli 2026, seluruh 46 jalan nasional yang terdampak telah kembali
fungsional.

Baca Juga : Karyawan Swasta Dibacok, Lima Terduga Pelaku Diamankan

Untuk jalan daerah, sebanyak 1.543 dari total 1.638 jalan terdampak
telah berfungsi atau mencapai sekitar 94,20 persen. Sementara itu, 95
jalan daerah lainnya masih menjadi fokus penanganan agar konektivitas
masyarakat dapat segera pulih secara menyeluruh.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis
Effendi, menegaskan penanganan dampak bencana dilaksanakan secara
maksimal dan terbuka kepada publik. Perkembangan pekerjaan di lapangan
terus dipantau melalui laporan Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun.

Sebagai bagian dari pemantauan tersebut, Sekretaris Daerah Aceh
menugaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh, Mawardi,
meninjau langsung progres perbaikan jalan dan jembatan di kawasan Lokop.
Hasil peninjauan juga didokumentasikan secara audiovisual untuk
memastikan perkembangan pekerjaan dapat dilaporkan secara terukur.

Dalam laporan lapangan pada 18 Juli 2026, Mawardi menyampaikan
pembangunan Jembatan Bailey terus dipercepat dan ditargetkan dapat mulai
difungsikan pada pekan tersebut. Jembatan hasil kolaborasi Pemerintah
Aceh dan Kodam Iskandar Muda itu menjadi titik pertama dari tiga
jembatan yang ditangani di jalur Aceh Timur–Gayo Lues.

“Kami sudah berada di lokasi sejak awal Juli 2026 setelah sebelumnya
melakukan survei pada Maret. Perbaikan terus kami percepat agar
konektivitas masyarakat segera pulih,” ujar Mawardi.

Lihat Juga : DPRD Minta OPD Dampingi Satpol PP Tegakkan Perda

Selain pembangunan jembatan, alat berat terus dioperasikan untuk
menangani ruas jalan yang rusak dan membersihkan material akibat banjir
susulan. Penanganan diarahkan tidak sekadar membuka kembali akses,
tetapi juga menghadirkan konektivitas yang lebih aman dan mendukung
kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Seiring dengan pemulihan infrastruktur, Satgas PRR juga memprioritaskan
rehabilitasi lahan, penyediaan hunian bagi warga terdampak, dan
pemulihan sektor ekonomi agar masyarakat dapat kembali menjalani
kehidupan secara aman dan produktif.(Satgas PRR)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya