Monday, October 12, 2026

Aksi Knalpot Brong di Jalan Raya Tuai Keluhan Masyarakat

Baca Juga

Wartalive.co.id – Penggunaan knalpot bising atau yang lebih dikenal dengan sebutan knalpot brong pada sepeda motor kian hari kian meresahkan masyarakat. Fenomena ini tidak hanya memicu polusi suara, tetapi juga dinilai mengganggu kenyamanan dan konsentrasi pengguna jalan lain. Di beberapa kawasan seperti Setia Budi dan Padang Bulan, Medan, menjadi salah satu titik yang kerap dijadikan arena pamer suara bising oleh para pengendara egois tersebut (9/6).

Keluhan demi keluhan terus mengalir dari warga sekitar yang merasa haknya untuk mendapatkan ketenangan telah dirampas. Suara lengkingan knalpot yang memekakkan telinga kerap terdengar tanpa kenal waktu, mulai dari pagi hari saat jam sibuk hingga larut malam ketika warga sedang beristirahat. Kondisi ini memicu kekesalan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat.

- Advertisement -

Ekin, salah seorang warga yang menetap di kawasan Padang Bulan, menyampaikan rasa risihnya yang sudah tidak terbendung lagi. Menurutnya, para pengguna knalpot modifikasi tersebut sama sekali tidak memikirkan dampak buruk yang dihasilkan bagi orang lain di sekitarnya. Mereka seolah tuli terhadap polusi suara yang mereka ciptakan sendiri.

baca juga : Mati Lampu Berulang, Simpang Pemda dan Simpang Selayang Lumpuh Diterjang Macet

“Knalpot brong gitu uda pasti ganggu lah. Suaranya itukan besar, cempreng. Yang naik kreta itu iyalah gak didengarnya suara knalpot itu, karena yang dengar orang di belakangnya,” ujar Ekin dengan nada kesal saat ditemui di lokasi.

Ketidaknyamanan ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh warga yang berdiam di rumah, melainkan juga oleh para pekerja jalanan yang sehari-hari mencari nafkah di aspal. Para pengemudi ojek online (ojol) menjadi pihak yang paling sering berhadapan langsung dengan kebisingan ini di lampu merah maupun di tengah kemacetan jalan raya.

Sidik, salah seorang driver ojol yang kerap mangkal dan melintas di sekitar Padang Bulan, turut meluapkan kekecewaannya. Ia menilai para pengguna knalpot bising tersebut tidak memiliki etika dalam berkendara dan salah tempat dalam menyalurkan hobi otomotif mereka. Jalan umum yang seharusnya aman dan nyaman justru diubah menjadi panggung pamer ego.

“Lebih ke gak tau tempat ajasih mereka makai knalpot gitu. Kalo mau make knalpot gitu untuk balap di lanud sana okelah, ini di jalan raya. Orang yang pake knalpot gitu pasti bawaknya arogan, ngegas-gas kretanya. Dipikirnya enak kali suara knalpotnya, bikin sakit kuping yang ada,” ujar Sidik.

lihat juga : DPRD dan Pemko Padangsidimpuan Bahas RTRW, Peta Pembangunan Kota Bakal Berubah?

Masyarakat kini sangat berharap adanya tindakan tegas dan konsisten dari aparat kepolisian setempat untuk menggelar razia berskala besar. Tanpa adanya sanksi hukum yang menjerakan dan penyitaan knalpot non-standar tersebut, jalanan di Padang Bulan dikhawatirkan akan terus menjadi sirkuit ilegal yang mengancam ketertiban umum serta keselamatan pengguna jalan lainnya.(febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya