Monday, October 12, 2026

Pengangguran 30 Tahun Terjerat Kasus Sabu

Baca Juga

Wartalive.co.id – Tekanan ekonomi diduga menjadi alasan seorang pria berinisial RH (30) nekat terjun ke bisnis haram narkotika jenis sabu.

Namun, upayanya mencari keuntungan instan itu berakhir setelah dirinya ditangkap personel Polsek Batang Angkola di Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (20/5/2026) sore.

- Advertisement -

RH yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap, diamankan petugas, setelah dilakukan penyelidikan terkait dugaan maraknya peredaran sabu di wilayah tersebut.

Kapolsek Batang Angkola, Kompol R. Triharjanto, mengatakan penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas peredaran narkoba di Kelurahan Bintuju.

Saat melakukan penyelidikan, petugas melihat RH sedang duduk di depan sebuah gerobak penjual es tebu dengan gerak-gerik mencurigakan.

“ Ketika hendak diamankan, yang bersangkutan sempat berupaya melarikan diri, namun berhasil diamankan petugas, ” ujar Kompol R. Triharjanto, saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026)

Usai diamankan kata Kapolsek, polisi melakukan pemeriksaan terhadap RH hingga akhirnya pelaku menunjukkan lokasi penyimpanan barang yang diduga sabu.

Barang tersebut ditemukan di dalam tas sandang warna hitam yang disimpan di sepeda motor miliknya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita tiga bungkus plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu, satu unit timbangan elektrik, serta satu bungkus plastik klip kosong.

Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp150 ribu, satu unit telepon genggam merek Redmi warna biru, dan satu unit sepeda motor KLX warna kuning.

” Saat ini RH sudah diserahkan ke Sat Resnarkoba Polres Tapsel untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan, ” kata Kapolsek

Terpisah, Kasat Resnarkoba Polres Tapsel, AKP Philip Antonio Purba, membenarkan pihaknya menerina penyerahan pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial RH dari Polsek Batang Angkola untuk di proses lebih lanjut.

Ia mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan pemasok narkotika.

“ Menurut pengakuan pelaku, barang tersebut dibeli dari seseorang warga Desa Silaiya berinisial Z dengan sistem pembayaran setelah habis terjual. Maka kasus ini masih terus kami dalami, ” kata AKP Philip.

Kasat menegaskan, pihak kepolisian akan menelusuri pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut, termasuk sosok berinisial Z yang disebut oleh RH.

“ Setiap informasi akan kami tindsklanjuti dan kami kembangkan ” tegasnya.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya