Wednesday, October 28, 2026

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Bupati Labusel Ajak Santri Perkuat Ilmu, Akhlak, dan Pengabdian untuk Negeri

Baca Juga

Wartalive.co.id, LABUHANBATU SELATAN — Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang SH, pimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-12 Kabupaten Labuhanbatu Selatan Tahun 2026, di Lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Kecamatan Kotapinang, Kamis (22/10/2026).

Bupati Fery Sahputra Simatupang membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

- Advertisement -

Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu tonggak penting dalam sejarah tersebut adalah Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh Kiai Haji Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, yang membangkitkan semangat perjuangan umat Islam dalam mempertahankan kemerdekaan.

Baca Juga: Semarak 35 Tahun Transfest, Bupati Tandatangani Prasasti Monumen Transmigrasi Teluk Panji IV

Semangat perjuangan tersebut turut menggerakkan perlawanan rakyat hingga mencapai puncaknya dalam peristiwa 10 November 1945, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejarah ini menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya berperan sebagai penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga memiliki kontribusi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema ini mengandung pesan bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan masa depan bangsa di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Jika dahulu para santri menguatkan negeri melalui perjuangan mempertahankan kemerdekaan, kini peran tersebut harus diwujudkan melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak mulia.

Santri memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, kewirausahaan, hingga kepemimpinan. Karena itu, para santri didorong untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman.

Lebih lanjut, pesantren dinilai memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa. Melalui pendidikan, pesantren tidak hanya membekali para santri dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian.

Dalam amanat Menteri Agama tersebut juga disampaikan bahwa kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren di lingkungan Kementerian Agama pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan dan penguatan pesantren, sekaligus mempertegas peran strategis pesantren dalam pembangunan nasional.

Lihat Juga: Bupati Hadiri Penyuluhan Anti Korupsi Untuk Para Kepala sekolah se-Labusel

Para santri juga diajak menjadi pelopor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, penjaga persatuan, penggerak kemandirian ekonomi, serta pihak yang turut menjaga kelestarian lingkungan. Nilai-nilai agama diharapkan menjadi sumber inspirasi dalam menebarkan kedamaian, merawat bumi, dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat gotong royong serta melanjutkan perjuangan para ulama dan pahlawan melalui tindakan nyata sesuai dengan tantangan zaman.

Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Hari santri tahun 2026 ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Selatan M. Reza Pahlevi Nasution, Anggota DPRD Labusel Zulkifli Nasution, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para asisten dan staf ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh agama, para pendiri pesantren, serta undangan lainnya. (R-lbs)

Warta Terbaru

Perkuat Sinergi, BRI BO Padangsidimpuan Serahkan Sarana Elektrik Kepada Kodim 0212/Tapsel

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Padangsidimpuan menyerahkan dukungan sarana elektrik operasional kepada Komando Distrik...

Artikel Menarik Lainnya