Wednesday, October 28, 2026

Menkopang RI Zul Hasan Lepas Ekspor Perdana 40 Ton Terasi Asahan ke Thailand

Baca Juga

Wartalive.co.id, ASAHAN – Menteri Koordinator Bagian Pangan (Menkopang) RI Zulkifli Hasan secara langsung melepas Ekspor perdana produk UMKM Kabupaten Asahan berupa Terasi 40 Ton ke Thailand, Sabtu (24/10/2026) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.

Acara pelepasan juga dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Kepala Stasiun Pengawasan dan Pengujian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Tanjungbalai Asahan, Forkopimda Kabupaten Asahan, para OPD, para Camat, dan undangan lainnya.

- Advertisement -

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengucapkan selamat datang kepada Menkopang dan rombongan sebagai kehormatan sekaligus momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Bupati Asahan Lepas 420 Peserta Gowes Taruna Asahan Cycle

Sinergi tersebut penting dalam mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pembudidaya ikan, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Sejumlah prioritas pembangunan Kabupaten Asahan, meliputi penguatan sektor pertanian dan percepatan swasembada pangan, pengembangan peternakan yang produktif dan berkelanjutan, serta pengembangan sektor perikanan sebagai sumber pangan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Kepala Stasiun Pengawasan dan Pengujian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (PPMHKP) Tanjungbalai Asahan, Aan Fibro Widodo,
ekspor perdana ini merupakan hasil pendampingan terhadap UMKM berskala kecil yang berawal dari usaha rumah tangga.

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H. Surya, B.Sc. menyampaikan, Asahan memiliki beragam produk unggulan, salah satunya terasi yang telah dikenal masyarakat.

Apresiasi terlaksananya ekspor perdana tersebut dan berharap keberhasilan ini dapat membuka jalan bagi produk UMKM lainnya untuk memasuki pasar luar negeri.

Ekspor terasi ke Thailand tidak hanya membawa nama Kabupaten Asahan ke pasar internasional, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan produksi, memperluas jaringan pemasaran, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Menko Bidang Pangan RI Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. memberi apresiasi Pemerintah Kabupaten Asahan atas terlaksananya ekspor perdana produk UMKM tersebut.

Lihat Juga: Wabup Asahan Dampingi Wamenag RI Konsolidasi dan Silaturahmi Fahmi Ummi

Zul berharap keberhasilan ini menjadi awal bagi semakin banyak produk unggulan Asahan yang mampu menembus pasar ekspor di berbagai negara.

Kedatangan Zul ke Asahan sekaligus mmberikan bantuan pangan bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1–4 atau kelompok berpenghasilan rendah.

Bantuan tersebut berupa beras sebanyak 10 kilogram yang diberikan sekaligus untuk 3 bulan, yakni Oktober hingga Desember 2026, dengan sasaran 33,2 juta penerima di Indonesia.

Untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, pemerintah mendorong pemanfaatan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan melalui Perum Bulog.

Pemerintah juga mencadangkan satu juta ton beras untuk mendukung upaya stabilisasi tersebut.

Zul berharap dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM.

Ekspor perdana terasi Asahan menjadi kesempatan untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk, serta mendorong pertumbuhan usaha lokal. (Harpen).

Warta Terbaru

Perkuat Sinergi, BRI BO Padangsidimpuan Serahkan Sarana Elektrik Kepada Kodim 0212/Tapsel

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Padangsidimpuan menyerahkan dukungan sarana elektrik operasional kepada Komando Distrik...

Artikel Menarik Lainnya