Wednesday, October 28, 2026

Di Balik Perjuangan Mencari Nafkah, Ada Kepedulian Wakapolres Padangsidimpuan

Baca Juga

Wartalive.co.id, Padangsidimpuan – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Kota Padangsidimpuan, para pengemudi becak bermotor (betor), petugas parkir dan tukang sol sepatu terus menjalani rutinitas demi memenuhi kebutuhan hidup.

Di bawah terik matahari, mereka bertahan dengan penghasilan yang tidak selalu menentu, mengandalkan tenaga dan kesabaran untuk membawa pulang rezeki bagi keluarga.

- Advertisement -

Namun, Jumat (16/10/2026), ada sedikit kehangatan yang menyapa perjuangan mereka saat mencari nafkah.

Melalui kegiatan Jumat Berkah, amanat kepedulian Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Padangsidimpuan, Kompol Parlindungan Panjaitan, diwujudkan dalam pembagian nasi bungkus kepada masyarakat pekerja informal.

Baca Juga: 270 Pelaku UMKM dari Tiga Daerah Sumatera Utara PerkuatUsaha Pascabencana

Bantuan sederhana itu menyambangi sejumlah titik di Kota Padangsidimpuan, di antaranya kawasan Simpang Kantor Pos dan sepanjang Jalan WR Supratman.

Di lokasi tersebut, para pekerja informal yang tengah menjalankan aktivitasnya menerima nasi bungkus sebagai bentuk perhatian dan kepedulian sosial.

Bagi sebagian orang, sebungkus nasi mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalanan untuk mencari nafkah, perhatian semacam ini memiliki arti tersendiri.

Di kawasan Simpang Kantor Pos, Sahrial Tanjung, seorang tukang sol sepatu, menjadi salah satu penerima manfaat kegiatan tersebut.

Di sela-sela aktivitasnya menunggu pelanggan, ia menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

“ Terima kasih kepada Pak Wakapolres yang telah membantu masyarakat sederhana. Syukur Alhamdulillah, walaupun sederhana, bantuan ini cukup membantu masyarakat, ” ungkap Sahrial.

Ucapan itu menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak selalu harus hadir dalam bentuk bantuan besar.

Perhatian yang diberikan pada waktu dan keadaan yang tepat pun dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal serupa dirasakan Simanungkalit, petugas parkir yang beraktivitas di depan Toko Gimbara.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Wakapolres Padangsidimpuan atas pembagian nasi bungkus kepada para juru parkir yang bekerja di sepanjang Jalan WR Supratman.

Di tengah kesibukannya mengatur kendaraan dan membantu kelancaran aktivitas masyarakat, perhatian tersebut menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan langsung oleh para pekerja di lapangan.

Sementara itu, Ahmad, seorang pengemudi becak bermotor, juga mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima nasi bungkus dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut.

“ Terima kasih, Pak Wakapolres. Semoga murah rezeki, ” ucap Ahmad singkat.

Doa sederhana itu menyiratkan harapan dan rasa terima kasih dari seorang pekerja yang setiap hari mengandalkan penghasilannya untuk menyambung kehidupan.

Kisah Sahrial, Simanungkalit, dan Ahmad memperlihatkan sisi lain kehidupan masyarakat pekerja informal.

Lihat Juga: TNI Asah Kemampuan Evakuasi Medis Udara dengan Helikopter Bell 412 dalam Latgabma Keris Woomera 2026

Di balik aktivitas yang kerap terlihat biasa di ruang-ruang publik, terdapat perjuangan panjang untuk mendapatkan penghasilan dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Bagi mereka, perhatian yang datang di sela-sela rutinitas bukan hanya tentang makanan yang diterima, melainkan juga tentang perasaan dihargai dan diingat.

Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kepedulian sosial menjadi salah satu cara untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Kehadiran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui tindakan sosial yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.

Pembagian nasi bungkus tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat dapat dirawat melalui hal-hal sederhana, selama dilakukan dengan ketulusan dan semangat kebersamaan.

Pada akhirnya, nilai sebuah kepedulian tidak semata-mata ditentukan oleh besar kecilnya bantuan.

Terkadang, sebungkus nasi, sapaan hangat, dan perhatian yang tulus cukup untuk menghadirkan senyum di tengah beratnya perjuangan mencari nafkah.

Di jalanan Kota Padangsidimpuan, Jumat Berkah menjadi gambaran bahwa di antara kesibukan dan kerasnya kehidupan, masih ada ruang untuk berbagi, saling menguatkan, dan menumbuhkan harapan.(Wan)

Warta Terbaru

Perkuat Sinergi, BRI BO Padangsidimpuan Serahkan Sarana Elektrik Kepada Kodim 0212/Tapsel

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Padangsidimpuan menyerahkan dukungan sarana elektrik operasional kepada Komando Distrik...

Artikel Menarik Lainnya