Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN – Yayasan Riandja Sangap Gabe Arta mengusulkan pengembangan Embarkasi Umrah Maritim sebagai upaya menghidupkan potensi jalur pelayaran sekaligus memperkuat konektivitas kawasan Pantai Barat Sumatera.
Gagasan tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan, berlangsung di ruang audensi Sekretaris Daerah (Sekda) Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (22/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, rombongan Yayasan Riandja Sangap Gabe Arta yang diwakili Ir. Ridwan Efendi Gultom, Dr. Zaenal Efendi Hasibuan, H. Purnadi dan Rusmin Nuryadin Siregar, diterima Sekda Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki, mewakili Wali Kota Padangsidimpuan, dihadiri, Asisten III Ir. Armin, Kepala Dinas PUTR Chairul Amri, serta Kepala Dinas Perkim Abdul Rahman Nasution,
Dalam audiensi itu, yayasan mengusulkan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) multipihak bertema “Optimalisasi Konektivitas Kawasan Pantai Barat Sumatera melalui Pengembangan Embarkasi Umrah Maritim.”
Perwakilan Yayasan Riandja Sangap Gabe Arta, H. Purnadi, menyampaikan, gagasan tersebut merupakan upaya untuk menggali potensi strategis jalur maritim di kawasan Pantai Barat Sumatera, sekaligus membuka peluang pengembangan perjalanan ibadah umrah melalui jalur laut.
Menurutnya, konsep Embarkasi Umrah Maritim perlu dikaji secara komprehensif dengan melibatkan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
“ Kami berharap gagasan Embarkasi Umrah Maritim ini dapat menjadi peluang strategis untuk membuka alternatif perjalanan ibadah umrah melalui jalur laut dengan biaya yang lebih kompetitif, ” ujarnya
Selain itu, Yayasan Riandja Sangap Gabe Arta ingin mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, perdagangan dan sektor usaha masyarakat di kawasan Pantai Barat Sumatera
Ia menambahkan, pengembangan konsep tersebut membutuhkan kajian mendalam, terutama terkait kelayakan, infrastruktur pelabuhan, konektivitas wilayah, regulasi, serta aspek transportasi dan pembiayaan.
Dengan demikian, gagasan yang direncanakan dapat dipertimbangkan secara matang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
” Yayasan juga menilai bahwa jalur maritim Pantai Barat Sumatera memiliki potensi untuk dikembangkan, tidak hanya dari sisi transportasi, tetapi juga dalam mengangkat kembali sejarah pelayaran dan jejak peradaban Islam di kawasan tersebut, ” terangnya.
Sekda Kota Padangsidimpuan Rahmad Marzuki menegaskan, Pemko Padangsidimpuan menyambut baik dan mendukung gagasan tersebut untuk dikaji serta dikembangkan lebih lanjut.
Lihat Juga: Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolres Labusel Ajak Warga Asam Jawa Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Pemko Padangsidimpuan berharap, apabila hasil kajian menunjukkan kelayakan dan konsep tersebut dapat direalisasikan, Embarkasi Umrah Maritim dapat memperluas akses masyarakat untuk menunaikan ibadah umrah dengan pilihan perjalanan yang lebih kompetitif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Pantai Barat Sumatera.
Menurutnya, audiensi ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menggali potensi maritim daerah.
” Melalui kolaborasi tersebut, gagasan Embarkasi Umrah Maritim diharapkan dapat berkembang menjadi peluang strategis yang memberikan dampak positif bagi konektivitas, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat, ” terangnya. (Wan)

