Wartalive.co.id, ASAHAN – Pasca melakukan audit terhadap realisasi belanja Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) menggelar Exit Meeting bersama Bupati Asahan dan seluruh OPD, Senin (19/10/2026) di Aula Mawar Kantor
Bupati Asahan Penanggungjawab BPK RI Perwakilan Sumatera Utara Tommy Tampubolon menyampaikan, bahwa Exit Meeting merupakan bagian dari rangkaian kegiatan setelah pelaksanaan pemeriksaan atau audit pada instansi pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.
Tommy memberi apresiasi atas capaian Kabupaten Asahan, berdasarkan hasil pemantauan pihaknya, berada di peringkat 3 kabupaten/kota di Sumatera Utara dalam realisasi belanja.
“Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama lebih kurang 30 hari pelaksanaan pemeriksaan. Kami berharap seluruh proses ini dapat berjalan dengan baik
Baca Juga: Ketersediaan Pupuk di Sipirok Terjaga, Kebutuhan Petani Tetap Dilayani
Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan atas dukungan dan kerja sama selama proses pemeriksaan berlangsung.
Mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam sikap maupun pelayanan selama tim BPK bertugas di Kabupaten Asahan,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati AsahanTaufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pemeriksaan dan audit terhadap pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan.
Pemeriksaan yang dilakukan BPK menjadi bagian penting dalam mendorong perbaikan tata kelola keuangan daerah agar semakin tertib, transparan, dan akuntabel.
“Terima kasih atas pemeriksaan yang telah dilakukan selama ini.
Melalui pemeriksaan dan audit dari BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, kami berharap pengelolaan keuangan di Kabupaten Asahan dapat terus diperbaiki dan menjadi lebih baik ke depannya,” sambut Taufik.
Menurutnya, keberadaan tim BPK selama proses pemeriksaan memberikan manfaat bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Asahan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami merasa terbantu dengan kehadiran BPK RI Perwakilan Sumatera Utara.
Melalui pemeriksaan dan arahan yang diberikan, kami semakin memahami tata kelola keuangan daerah yang baik,” ujarnya.
Hal ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di Kabupaten Asahan. (Harpen).

