Wartalive.co.id, TAPANULI SELATAN – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan masa depan anak-anak sejak usia dini.
Hal itu disampaikan Gus Irawan saat menghadiri Open House Penerima Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di TK Al-Ikhlas, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Kabupaten Tapsel, Jumat (16/10/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bunda PAUD Kabupaten Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapsel Efrida Yanthi, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Baca Juga: Pompa Air Diduga Beraliran Listrik, Siswa SD Diduga Meninggal Tersengat
Menurut Gus Irawan, sekolah tersebut menjadi salah satu penerima manfaat program revitalisasi, termasuk dalam upaya pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan itu, Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, atas perhatian terhadap peningkatan sarana pendidikan di Kabupaten Tapsel.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas belajar yang layak, aman. dan nyaman merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas.
“ Betapa program ini memberikan manfaat luar biasa bagi anak-anak kita di Tapsel, terutama di Kelurahan Pardomuan dan wilayah lain yang terdampak bencana, ” ujar Gus Irawan.
Ia menjelaskan, berdasarkan data program revitalisasi pendidikan tahun 2026, bantuan untuk jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) di Tapsel menjangkau 43 satuan pendidikan.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Dari jumlah tersebut, revitalisasi pasca bencana mencakup 15 satuan PAUD serta satu satuan SKB/PKBM. Sementara revitalisasi reguler diberikan kepada 28 satuan PAUD dan satu satuan SKB/PKBM.
Gus Irawan berharap, program tersebut tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Ia mengingatkan agar fasilitas yang telah dibangun dan diperbaiki dijaga serta dirawat bersama oleh pihak sekolah, tenaga pendidik, orang tua.dan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Lihat Juga: Masjid Al-Karim Panyanggar Terima Sertifikat Tanah Wakaf
Selain membahas revitalisasi PAUD, Gus Irawan juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat.
Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak yang mengalami putus sekolah atau membutuhkan pendampingan pendidikan lebih intensif agar dapat mengejar ketertinggalan dalam pembelajaran.
Ia mencontohkan, pada tahun pertama pelaksanaan Sekolah Rakyat di Tapsel, sekitar 50 persen siswa tingkat SD dan SMP yang diterima dilaporkan belum memiliki kemampuan membaca, menulis dan berhitung yang memadai.
Namun, melalui sistem pendidikan berasrama, pendampingan intensif dari guru, serta kegiatan ekstrakurikuler di luar pembelajaran formal, kemampuan para siswa menunjukkan perkembangan yang positif.
Saat ini, hanya tersisa beberapa siswa yang masih membutuhkan pendampingan dalam penguasaan kemampuan dasar tersebut.
“ Sekolah Rakyat sangat penting untuk menampung anak-anak kita yang membutuhkan perhatian khusus. Mereka tidak cukup hanya mengikuti pembelajaran biasa, tetapi perlu pendampingan yang lebih fokus, ” katanya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi salah satu jalan utama untuk memutus mata rantai kemiskinan.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Gus Irawan berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua dan masyarakat terus diperkuat agar pembangunan sarana pendidikan berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran.
“ Kemiskinan tidak boleh diwariskan kepada anak cucu kita. Anak-anak yang berprestasi harus memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi agar kelak menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, ” tegasnya.
Sementara, Bunda PAUD Kabupaten Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan bahwa program revitalisasi memberikan peluang bagi satuan PAUD untuk meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus memenuhi standar akreditasi.
Ia menjelaskan, kondisi bangunan selama ini menjadi salah satu kendala bagi sejumlah satuan PAUD dalam memenuhi persyaratan penilaian akreditasi.
Dengan adanya perbaikan fasilitas, sekolah diharapkan semakin siap menyediakan lingkungan pembelajaran yang aman dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Baca Juga: Kejari Padangsidimpuan Musnahkan 6,36 Kg Ganja dan 152,21 Gram Sabu
Murni mengatakan, TK Al-Ikhlas telah menunjukkan perubahan setelah mendapatkan program revitalisasi.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah bagian yang perlu disempurnakan, termasuk penataan halaman sekolah.
“ Kami sangat bersyukur atas adanya program revitalisasi ini. Harapannya, kualitas pendidikan anak usia dini di Tapsel semakin baik dan fasilitas yang sudah dibangun dapat terus ditingkatkan, ” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas pendidikan agar keberadaannya dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat layanan pendidikan di Kabupaten Tapsel, terutama setelah bencana yang terjadi pada 25 November 2025.
” Bagi anak-anak di wilayah terdampak, tersedianya fasilitas belajar yang layak tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membantu memulihkan rutinitas serta menghadirkan lingkungan yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang, ” katanya. (Wan)

